,

    Ketua PCNU Cianjur KH M Choirul Anam foto bersama dengan para pelajar asal Indonesia di Tokyo Jepang.

    TOKYO-Event pemersatu antara kedua bangsa yaitu Japanese-Indonesian Friendship Festival di Yoyogi Park, Tokyo, Jepang, kembali digelar. Kegiatan itu digelar selama dua hari dari tanggal 14-15 Oktober 2017.

    Acara sedemikian rupa disiapkan untuk menghibur para peserta serta para pengunjung. Mulai dari penampilan seni dari Indonesia dan Jepang hingga stand yang menjajakan makanan dan produk-produk Indonesia.

    KH Choirul Anam yang menghadiri acara tersebut melaporkan, banyak kesenian dari Indonesia yang ditampilkan di negeri Sakura tersebut. Antara lain lagu-lagu dan tari daerah, Pencak Silat, dan lainnya. Tidak hanya itu, hadir bintang tamu dari Indonesia yakni Tulus untuk menghibur para pengunjung.

    "Selain tampilan-tampilan seni, ada ada bazar produk-produk UKM produk Koperasi dari Bandung dan Jakarta," ujarnya.

    Menurutnya, acara tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun. Untuk tahun ini hadir perwakilan dari Indonesia yakni wakil presiden keenam Try Sutrisno, dan perwakilan Kementerian Koperasi dan UMKM DR Muhammad Taufik.

    Dalam sambutannya Try Sutrisno mengharapkan agar acara ini bisa menjadi pengikat persahabatan kedua bangsa untuk turut serta mewujudkan perdamain dunia.

    Sementara itu, DR Muhammad Taufik mengharapkan agar Koperasi di Indonesia dan Jepang bisa menjalin kerjasama untuk meningkatkan perekonomian para anggota.(jun)

    ,

    Salah satu peserta lomba paduan suara saat tampil.

    CIANJUR-Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) Kabupaten Cianjur menggelar lomba paduan suara lagu Indonesia Raya dan Syubbanul Wathon, di halaman gedung PCNU Cianjur, (16/10).

    Ketua Panitia Rizal Mutaqin mengatakan, lomba paduan suara tersebut bagian dari rangkain acara untuk menyambut hari santri nasional.
    "Ini bagian dari rangkaian HSN yang dilaksanakan IPNU dan IPPNU," ujarnya.

    Selain itu, lomba paduan suara ini digelar sebagai salah satu wadah untuk memperkuat tali silaturrahim. "Utamanya untuk menyalurkan bakat minat dan peningkatan kualitas santri dan siswa dalam bidang tarik suara,” katanya.

    Peserta yang mengikuti lomba sebanyak 12 peserta, terdiri dari 8 peserta tingkat SMA/SMK dan empat tingkat SMP/MTs. Diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi belaka, melainkan juga sebagai sarana pembelajaran bersama.

    "Kedepan kita ingin mengadakan kegiatan serupa, dengan peserta yang lebih banyak," harapnya.(jun)

    , ,

    Syekh Idris asal Ternate (tengah), Ketua PCNU Cianjur KH M Choirul Anam, Mr Suzuki, Zakki San, dan beberapa umat Islam di Jepang.
    TOKYO-Siapa yang tidak tahu kawasan Kabukicho-Shinjuku Tokyo?. Bagi yang sudah terbiasa ke Jepang mungkin tidak asing lagi dengan daerah tersebut.

    Ya, Kabukicho-Shinjuku Tokyo merupakan daerah paling hitam di Jepang. Dimana kawasan itu merupakan pusat kemaksiatan. Di sekelilingnya adalah tempat minum khamer dan tempat pijat plus alias prostitusi terbesar di Jepang.

    Tapi siapa sangka di tengah-tengah lokasi tersebut berdiri sebuah masjid  yang diberi nama Masjid Al-Ikhlas. Masjid kecil dengan tiga lantai itu didirikan warga nahdliyin yang ada di Jepang, beberapa bulan lalu.

    Keberadaan masjid sangat besar manfaatnya, terutama bagi umat muslim yang berada di Jepang. Mereka bisa melaksanakan shalat dan mendapatkan pencerahan ilmu agama, serta menentramkan jiwa. Lantaran setiap malam Minggu, rutin diadakan pembacaan surat Yasin.

    Pengelola masjid yang patut dijadikan contoh umat Islam lainnya itu yakni Syekh Idris asal Ternate Indonesia. Meski usianya sudah 79 tahun, namun perjuangannya untuk berdakwah sangat luar biasa.

    Syekh Idris sendiri sudah 40 tahun tinggal di Jepang. Dalam berdakwah dirinya tidak hanya membetikan taushiyah langsung di masjid, melainkan juga dengan membuat koran Al-Ummah yang terdiri dari lima bahasa. Antar lain: bahasa Jepang, Inggris, Cina, Arab dan bahasa Indonesia.

    Dalam kesempatan itu, Ketua PCNU Kabupaten Cianjur KH M Choirul Anam mendapat kehormatan menjadi iman dan khotib shalat Jumat di Masjid Al-Ikhlas Jepang.

    "Masjid ini didirikan oleh warga nahdliyin yang ada di Jepang. Hari Minggu (15/10) saya akan datang ke Provinsi Fukushima untuk memotivasi warga nahdliyin di sana (Fukushima) membangun masjid," ujarnya lewat telepon.(jun)

    ,

    Ketua PCNU Cianjur saat membimbing Mr Suzuki membaca dua kalimat syahadat di Jepang.

    TOKYO-Kesempatan langka didapat Ketua PCNU Kabupaten Cianjur KH M Choirul Anam MZD, ketika berkunjung ke Jepang.

    Di negri Sakura tersebut, mubaligh kondang asal kota tauco ini mendapat kehormatan menjadi imam dan khotib shalat Jumat di Masjid Al-Ikhlas, Sinjuku Jepang, (13/10/2017).

    Tidak hanya itu, hal yang paling istimewa bagi Ketua PCNU Cianjur ini, yakni berhasil membimbing pembacaan dua kalimat Syahadat usai melaksanakan ibadah shalat Jumat, terhadap warga asli Jepang yanki Mr Suzuki, yang sukarela memeluk agama Islam.

    Pembacaan dua kalimat Syahadat juga disaksikan puluhan jamaah baik dari Indonesia, Jepang dan Malaysia.

    "Alhamdulillah dalam perasaan yang sangat haru, warga asli Jepang Mr Suzuki dengan sadar masuk Islam. Semoga beliau (Mr Suzuki) senantiasa diberi bimbingan dari Allah SWT," ujarnya kepada Radar Cianjur melalui telepon selular usai membimbing pembacaan dua kalimatt syahadat.

    Dari kiri: Syekh Idris asal Ternate, Ketua PCNU Cianjur KH M Choirul Anam, Mr Suzuki, dan Zakki San, usai Mr Suzuki ucaokan dua kalimat syahadat.
    Setelah masuk Islam, kini Mr Suzuki memiliki nama Islam Muhammad Syukur. Menurut Choirul Anam,  Mr Suzuki ini sudah beberapa bulan tertarik dengan Islam, dan sudah mendapat bimbingan dari Syekh Idris asal Ternate yang sudah 40 tahun tinggal di Jepang. Namun Mr Suzuki baru hari Jumat (13/10) bersyahadat.

    Ketua Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Pengurus Cabang Istimewa (PCI) Jepang Muhammad Anwar yang turut hadir dan menyaksikan langsung pembacaan dua kalimat syahadat, mengaku bahagia atas pembacaan dua kalimat syahadat yang dilakukan Mr Suzuki.

    "Bapak Suzuki ini sudah sering ke masjid, tapi baru sekarang masuk Islam. Dia (Mr Suzuki) mengaku tenang dan tentram ketika berada di masjid. Mudah-mudahan ini ada manfaatnya," ujarnya didampingi Pengurus Cabang Istimewa (PCI) Nahdlatul Ulama Jepang lainnya.

    Zakki San, warga Jepang lainnya yang baru 7 bulan memeluk agama Islam, mengaku bahagia umat Islam di Jepang bertambah lagi. "Saya berharap semakin banyak warga Jepang yang masuk Islam," ujarnya dalam bahasa Jepang yang diterjemah ke dalam bahasa Indonesia.(jun)

    , ,

     Ketua PCNU Cianjur KH M Choirul Anam MZD memberikan taushiyah di Nishi Tokyo Jepang, Jumat (12/10).

    TOKYO-Pembacaan sholawat, tahlil dan surat Yasin secara bersama-sama mungkin sudah biasa di negara mayoritas muslim khususnya di Indonesia. Namun bagaimana jika sholawat dan tahlil itu menggema di negara mayoritas non muslim Jepang. Seperti yang terjadi pada malam Jumat kemarin, (12/10), di Nishi Tokyo.

    Keberadaan Pengurus Cabang Istimewa (PCI) Nahdlatul Ulama (NU) Jepang di negeri samurai tersebut lah yang memberikan suasana berbeda.

    Foto bersama di Jepang usai tahlilan dan sholawatan

    Ya adanya PCINU Jepang semakin terasa dalam mengamalkan ajaran Islam Ahlusunnah wal jamaah An Nadliyyah.

    Hal ini ditandai dengan dilaksanannya yasinan dan tahlilan secara rutin setiap malam Jumat dan malam Minggu.

    "Kegiatannya dipimpin Syuriah PCI NU Jepang asal Brebes alumni Pesantren Babakan Ciwaringin Cirebon Kiyai Machfud Sulaiman, diikuti oleh warga Nahdliyyin baik dari kalangan TKI maupun mahasiswa Indonedia yang belajar di Tokyo," ujar Ketua PCNU Cianjur KH M Choirul Anam MZD yang saat ini sedang berada di Jepang, dan mengikuti langsung kegiatan tahlil dan sholawatan.

    Usai tahlilan  Kiyai yang juga Direktur Eksekutif Pusat Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Jepang (PPKIJ) ini memberikan taushiyah.

    Dalam ceramahnya, KH M Choirul Anam MZD menegaskan, pentingnya memupuk dan memelihara tradisi NU dalam menjalankan ajaran Islam ASWAJA.

    Dalam kesempatan itu Ketua PCI NU Jepang M Huda mengatakan pada  Ketua PCNU Cianjur KH Choirul Anam, "Kegiatan tahlil dan yasinan tidak saja diselenggarakan di Tokyo, melainkan juga di beberapa provinsi di Jepang, seperti di Chiba, Fukushima dan bahkan di Hokkaido," ujar M Huda kepada KH M Choiru Anam, yang disampaikan kembali pada Radar Cianjur.

    KH Choirul Anam yang langsung merasakan suasan tahlil dan sholawat di Jepang mengaku merasakan suasana luar biasa. "Suasananya sangat beda sekali. Di tengah-tengah kota metropolis Jepang ada suara tahlil, sholawat dan pembacaan surat  Yasin. Sampai merinding rasanya," akunya.

    Ketua PCNU Cianjur KH M Choirul Anam serahkan batik NU kepada Ketua PCINU Jepang M Huda Tokodai
    Selain itu, dalam acara yang juga dihadiri langsung Ketua PCI NU Jepang M Huda itu diserahkan pula buku-buku tentang NU, buku Yasin dan Tahlil, kitab Barzanji serta Batik NU oleh  Ketua PCNU Cianjur kepad Ketua PCINU Jepang.(jun)

    TINGKATKAN SEMANGAT PENGABDIAN: PCNU melaksanakan KNU selama dua hari di Wisma Karya Jasa Menaker RI, Puncak, Ciloto.

    CIANJUR-Upaya mencetak kader yang militan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cianjur menggelar Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU). Kegiatan dilaksanakan di Wisma Karya Jasa Menaker RI, Puncak Ciloto, dari tanggal 5-6 Oktober 2017.

    Sekretaris PCNU Cianjur, Husni Mubarok mengatakan, Madrasah Kader NU merupakan amanat Muhktamar PBNU yang wajib dilaksanakan oleh pengurus disemua level. "PCNU Cianjur dalam momentum Hari Santri Nasional 2017 menjadikan madrasah kader sebagai rangkaian acara," ujarnya.

    Ditambahkannya, cita-cita NU sebagai sebuah kelompok masyarakat akan terwujud jika dilaksanakan dengan kaderisasi yang masif dan berjenjang. "Kelangsungan hidup organisasi tergantung pada kaderisasi. Sebagai organisasi terbesar di Indonesia, NU tidak boleh berhenti belajar, madrasah kader ini upaya untuk mencetak kader tangguh yang siap menghadapi setiap perubahan yang ada dan tantangan yang dihadapi NU," ujarnya.

    Ketua Hari Santri Nasional PCNU 2017, KH Drs Pipin S Arifin mengatakan pasca pelaksanaan MKNU diharapkan jika ada isu-isu yang berkembang perihal sosial kemasyarakatan, politik, hukum dan ketatanegaraan, ada keseragaman pendapat dan jawaban sebagai pencerahan bagi masyarakat luas, dan jawabannya tidak liar.
    "Akhir-akhir ini institusi NU cukup direpotkan dengan isu-isu hoax oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab yang memecah belah NKRI," ujarnya.

    Sementara itu, Ketua PCNU Cianjur, KH Choirul Anam berharap, melalui MKNU ini semoga melahirkan kader-kader NU yang memahami sejarah, khittoh dan arah perjuangan NU kedepan. "Agar dapat meningkatkan semangat pengabdian bagi kepentingan agama bangsa dan negara melalui NU," harapnya.(jun)

    ,

    RUMAH para korban kebakaran di Warungkondang-Cianjur mulai kembali dibangun.

    CIANJUR-Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Hanura Capt Djoni Rolindrawan serahkan bantuan kepada korban kebakaran di Kampung Cilenjang Kaler RT 1/5, Desa Sukamulya, Kecamatan Warungkondang, Selasa (26/9/2017).

    Itu merupakan wujud kepedulian anggota DPR dari daerah pemilihan Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor ini kepada warga yang membutuhkan bantuan.

    Bantuan yang diberikan antara lain peralatan rumah tangga, pakaian layak pakai, sejadah dan makanan tambahan untuk anak dan balita.

    Capt Djoni berharap, bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban para korban kebakaran.
    “Semoga apa yang kami berikan dapat meringankan beban mereka, paling tidak dalam waktu sementara,” harapnya.

    Sementara itu, Kepala Desa Sukamulya H Iman Nurjaman menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu. Karena ia menilai apa yang diberikan ini cukup membantu warganya yang terkena musibah.

    “Memang bantuan itu kami sangat memerlukan untuk warga kami, jadi kami sangat berterima kasih kepada para dermawan yang banyak memberikan bantuan kepada kami. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terkena musibah,” ungkapnya.

    Berdasarkan catatan yang dihimpun akibat musibah itu sebanyak sebelas rumah ludes terbakar, sehingga empat puluh lima jiwa kehilangan tempat tinggal.(jun)


    ,

    ANGGOTA komisi VI DPR RI Fraksi Hanura Capt Djoni Rolindrawan, saat menutup kegiatan pelatihan IKM

    CIPANAS-Sebanyak 120 masyarakat Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor mendapat pelatihan berharga untuk berwirausaha lewat bimtek Industri Kecil dan Menengah (IKM).

    Anggota komisi VI DPR RI Capt Djoni Rolindrawan pun  mengapresiasi IKM bidang perindustrian untuk warga masyarakat Bogor dan Cianjur tersebut.

    Bimtek sendiri diselenggarakan di Hotel Delaga Biru Cipanas dan dari tanggal 25-29 September 2017. Pelatihan resmi dibuka Kementrian Perindustrian, yang dihadiri oleh Dinas perindustrian Kabupaten Cianjur, dan Anggota DPR RI.

    Selain di Cianjur, pelatihan juga dilaksanakan di Hotel Taman Aer Mega Mendung Bogor.
    Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang dilaksanakan yakni IKM Pangan, IKM Batik, IKM Konveksi, IKM Desain Kemasan, IKM Peralatan Rumah Tangga, IKM Service HP.

    Tenaga Ahli DPR RI Asep Rudiyana memaparkan, dilaksanakannya kegiatan bimbingan teknis wirausaha Industri Kecil dan Menengah (IKM), untuk meningkatkan keahlian, mental, menanamkan rasa percaya diri dan keberanian dalam membuka usaha dari golongan kecil menengah.

    “Sehingga ratusan peserta yang mendapatkan kesempatan ini diharapkan mampu membuka usaha mandiri," ungkap Tenaga Ahli Anggota komisi VI DPR RI Fraksi Hanura Capt Djoni Rolindrawan, (29/9).

    Rahman (27) salah satu peserta merasa bangga dan antusias dengan adanya program yang dilaksanakan Bapak Capt Djoni Rolindrawan, melalui Kementrian Perindustrian Irjen IKM Jabar.
    ”Pak Djoni salah satu anggota DPR RI yang betul-betul peduli terhadap masyarakat, dengan cara merealisasikan program bimtek," ungkapnya.

    Anggota komisi VI DPR RI Fraksi Hanura Capt Djoni Rolindrawan mengatakan, dilaksanakannya pelatihan kepada masyarakat supaya memiliki kemampuan untuk berwirausaha. "Kita ingin mencetak para wirausahawan baru, sehingga masyarakat bisa membuka usaha sendiri tanpa harus mencari-cari pekerjaan," singkatnya.(jun)

    DIEVAKUASI: Salah satu aparat kepolisian membantu mengevakuasi mobil tangki BBM yang terbalik.

    CIANJUR-Sebuah kendaraan pengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite terbalik di ruas Jalan Raya Bandung, Kampung Raksabala RT 1/1, Desa Kertasari, Kecamatan Haurwangi Cianjur, (30/9).

    Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal, yang terjadi sekitar pukul 17.45 WIB tersebut. Namun arus lalulintas di ruas jalan sempat mengalami kemacetan parah, akibat terhalang oleh badan kendaraan yang melintang di tengah jalan.

    Informasi yang dihimpun, kecelakaan mobil tanki BBM bernomor polisi (nopol) D 9021 UA terjadi saat mobil itu melaju dari arah Bandung menuju Cianjur, untuk mengisi BBM ke wilayah Cibadak Sukabumi.

    Namun, tepat di lokasi kejadian, mobil tanki BBM berkapasitas 16 ribu liter itu mengalami rem blong. Tak mau ambil resiko sopir langsung membanting stir ke sebelah kiri jalan dan terbalik di badan jalan.

    Robi Subagja (35) warga sekitar mengatakan, tak ada yang mengetahui persis kecelakaan tunggal itu. Dimana masyarakat sekitar, menurutnya melihat setelah kendaraan tanki itu terbalik di tengah jalan.

    "Saya serta masyarakat yang lain saat itu sempat kebingungan karena BBM tumpah ke jalanan dan khawatir terjadinya ledakan, sehingga saat itu tidak langsung melakukan pertolongan. Namun beberapa selang waktu kemudian melakukan pertolongan setelah adanya petugas dari kepolisian yang datang kelokasi untuk menyemprotkan cairan dari alat pemadam api ringan (Apar),” ujarnya.

    Sementara itu, sopir tangki BBM, Subai (35) mengakui, awalnya kendaraan yang ia kendarai dalam kondisi baik, dan tak mengalami kendala apapun. Dimana rencananya menurut Subai, ia dan seorang kernetnya akan mengisi BBM ke salah satu SPBU di wilayah Cibadak, Sukabumi.

    "Saat itu tiba-tiba saja rem rusak, saya berfikir dari pada nabrak orang lain, lebih baik, membanting stir. Dan kernet saya yang hanya mengalami luka memar saja," jelasnya.

    Sejak berita ini ditulis, sekitar pukul 20.00 WIB, mobil masih di evakuasi. Kemacetan parah terjadi, karena kendaraan yang melintang di badan jalan.(ndk)

    Anggota MPR RI Fraksi Partai Hanura Capt Djoni Rolindrawan di Gedung Wisma Sinarkasih Pacet, Jumat (29/9)

    CIANJUR-Anggota MPR RI Fraksi Partai Hanura Capt Djoni Rolindrawan mengingatkannya pentingnya toleransi untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    Hal itu disampaikannya saat melaksanakan sosialisasi empat pilar kepada masyarakat Cianjur di Gedung Wisma Sinarkasih Pacet, Jumat (29/9).
    "Kita itu harus toleransi supaya keutuhan NKRI ini tetap terjaga," tegasnya.

    Selain itu, tugasnya sebagai MPR RI sebagai salah satu lembaga tinggi negara memiliki tugas penting selain tugas pokok sebagai legislatif, yakni mengawal empat pilar kebangsaan agar menjadi pemahaman utuh bagi semua elemen masyarakat.

    Wakil rakyat dari perwakilan daerah pemilihan Jabar III (Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur) ini juga mengingatkan pentingnya memahami empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila sebagai ideologi kenegaraan, undang-undang sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai motto kehidupan berbangsa.

    Dijelaskannya, sebagai ideologi atau dasar negara, Pancasila wajib dipahami dan diamalkan oleh seluruh lapisan masyarakat.

    Selain itu, toleransi terhadap sesama warga negara Indonesia baik menyangkut perbedaan agama, suku dan golongan merupakan bagian penting dari pilar kebangsaan.

    “Dengan motto Bhineka Tunggal Ika, kita sudah bersepakat membangun Indonesia tanpa mempermasalahkan perbedaan yang ada. Kesampingkan perbedaan agama, ras, suku bangsa, kedepankan persamaan untuk tujuan membangun Indonesia,” paparnya.(jun)


Top