ALUMNI SMEA Cianjur yang kini bernama SMKN 1 angkatan tahun 1981, menggelar pertemuan rutin, Minggu (26/11) di Desa Munjul, Kecamatan Cilaku.


    PULUHAN alumni Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) Cianjur yang kini bernama SMKN 1 Cianjur angkatan tahun 1981, menggelar pertemuan rutin, Minggu (26/11) Kali ini mereka kumpul di Desa Munjul, Kecamatan Cilaku.

    Laporan: Ismat Nasrulloh, Cilaku

    CANDA dan tawa mewarnai pertemuan para alumni Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) Cianjur angkatan 1981. Sekilas memang tidak ada yang berbeda dengan pertemuan itu.

    Sama halnya dengan reuni yang dilakukan alumni-alumni lain. Ini ternyata apa yang mereka lakukan beda dengan tahun angkatan lain. Pasalnya sejak tahun 1997 sampai tahun 2017 mereka masih terus menggelar hari keakraban dan kekeluargaan.

    Ketua Forum Silaturahmi Alumni SMEA Cianjur tahun 1981, Yus Ruslan mengatakan, pertemuan ini bukan pertamakalinya diadakan, mereka menjalin silaturahmi secara terus menerus sejak tahun 1997, sampai sekarang dan rutin dilakukan untuk terus menjalin kekeluargaan.

    "Jika dihitung sampai saat ini kita sudah 37 tahun melakukan pertemuan rutin dengan keluarga besar alumni tanpa henti sejak tahun 1997," ungkapnya.

    Untuk lokasi pertemuannya selalu dilakukan di Cianjur. Pasalnya walaupun alumni sudah tersebar di berbagai daerah bahkan ada yang di luar negri, tetap setahun sekali melakukan pertemuan di Cianjur.

    "Pokoknya kami ingin keluarga besar ini terus terjalin dan sudah menjadi komitmen setiap alumni bahkan walupun mereka sudah terpisah dalam hal pekerjaannya tetap mereka akan menyempatkan untuk melakukan pertemuan di Cianjur," ungkapnya.

    Sementara itu, salah satu alumni (SMEA) Cianjur angkatan tahun 1981, Yayan Istiandi mengatakan, forum ini merupakan forum kelas yang mungkin terlihat tak pernah lekang oleh zaman, sebab begitu lamanya mereka berpisah tetap melakukan pertemuan.  

    "Satu kelas itu kami ada sebanyak 45 orang. Untuk kumpulan kadang-kadang bergantian, yang gak hadir sekarang tahun depan biasanya ada," tetapi tetap kami menjalin komunikasi," ungkap pria yang juga menjabat Humas BI Jawa Barat ini.(**)

    ,

    SEBAYAK 65 mahasiswa ikuti MAPABA di STISNU Cianjur.

    CIANJUR-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STISNU Cianjur mencetak 65 anggota mutakid pada Masa Penerimaan Anggota  Baru (Mapaba) yang dilaksanakan di Auditoriaum STISNU Cianjur dari tanggal 24-26 November 2017.

    Agenda Mapaba yang dilaksanakan bersamaan dengan Orientasi Studi Pengenalan Kampus (OSPEK) merupakan kerja sama antara Pengurus Komisariat dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STISNU Cianjur.

    Ketua Komisariat STISNU Cianjur Fatirahma Hanifah mengatakan, agenda Mapaba ini diharapan mampu membawa perubahan terhadap mahasiswa baru yang telah lulus menjadi anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Selain itu, ia berharap sahabat-sahabat bisa mengabdikan keterampilan dan pengetahuannya bagi kepentingan masyarakat.

    “Tentu saya berpesan kepada anggota baru agar bisa berproses dengan baik mengikuti setiap jenjang kaderisasi yang ada di PMII, mengikuti peraturan organisasi sehingga dikemudian hari akan terbentuk citra diri kader ulul albab,” kata Fatirahma Hanifah saat sambutan di penutupan Mapaba PMII STISNU Cianjur.

    Menurutnya, jika sahabat-sahabat anggota baru ikut berproses dengan baik maka hasil pun akan baik pula. Karena sesungguhnya proses itu tidak akan pernah menghianati hasil.

    “Sahabat-sahabat bisa melihat sendiri bagaimana senior-senior yang telah melakukan proses dengan baik kini berhasil menjadi insan-insan berkualitas,” ucapnya.

    Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Cabang PMII Kabupeten Cianjur Sopwanudin mengatakan Mapaba PMII yang dilaksanakan berbarengan dengan Ospek diharapkan menjadi eskalator percepatan kaderisasi di Kabupaten Cianjur. Dia turut mengapresiasai atas kinerja komisariat dan Dema STISNU Cianjur atas terselenggaranya agenda tersebut.

    “Saya mengajak kepada sahabat-sahabat agar bisa berkhidmat kepada NU dan PMII serta  berkomitmen terhadap ajaran dan tradisi Islam Ahlusunnah waljaah, Nilai Dasar Pergerakan (NDP), anggaran dasar, anggaran rumah tangga serta produk hukum PMII lainnya,” ujar Sopwan.

    Aktivis muda yang akrab disapa Kang Sopwan itu berharap, kehadiran anggota baru  bisa membawa nuansa dan perubahan terhadap kampus menuju ke arah yang lebih baik. upaya perbaikan sistem kaderisasi yang dilakukan oleh PC PMII Cianjur diharapkan mampu meningkatkan kualitas PMII Cianjur.

    “Sehingga kita pastikan dikemudian hari PMII Cianjur bisa menjadi lumbung kaderisasi Jawa Barat,” tergasnya.

    Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) STISNU Cianjur Muhammad Ilham ikut berterima kasih kepada jajaran panitia dan seluruh yang ikut mensukseskan agenda tersebut.


    “Kami ucapkan terimakasih atas dedikasi sahabat-sahabat tanpa keterlibatan sahabat-sahabat mungkin agenda ini tidak bisa berjalan dengan lancar,” pungkasnya.(cr3)   

    Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz berikan hadiah kepada peserta yang beruntung.

    CIANJUR-Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kembali gelar sosialisasi program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) melalui Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Kreatif Bersama Mitrakerja, Minggu (19/11).
    Kali ini kegiatan dilaksanakan di lapang Prawatasari Joglo-Cianjur, dan diikuti sekitar 200 ibu-ibu perwakilan dari beberapa kecamatan di Kabupaten Cianjur.

    Sama dengan sosialisasi sebelumnya, kali ini hadir pula sebagai pemateri, anggota DPR RI dari Fraksi PKB Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz.

    Anggota DPR dari daerah pemilihan Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor ini mengingatkan pentingnya keluarga berencana untuk masa depan yang lebih baik. Terlebih kaum wanita yang memiliki peran strategis dalam membangun bangsa.

    "KB itu bukan hanya urusan mengatur jumlah anak saja, tapi bagaimana merencanakan keluarga untuk lebih baik dari berbagai aspek, mulai dari pendidikan, kesejahteraan dan lainnya," ujarnya.

    Menurut anggota komisi V ini, peran perempuan dalam membangun bangsa sangat penting, bahkan mulai dari rahim. "Untuk membangun generasi yang lebih baik, peran perempuan sangat dibutuhkan sebagai garda terdepan," imbuhnya.

    Dalam kegiatan tersebut, tidak hanya sosialisasi saja, namun juga ada penampilan seni marawis dari para santri, juga pembagian doorprize, sehingga antusias peserta mengikuti kegiatan makin tinggi.(jun)


    ,

    ANGGOTA DPR RI dari Fraksi PKB Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, beri materi pada sosialisasi program KKBPK.

    CIANJUR-Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) gelar sosialisasi program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) melalui Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Kreatif Bersama Mitrakerja di Palace Hotel Cipanas, Jumat (17/11/2017). Kegiatan tersebut diikuti 200 peserta dari tokoh masyarakat, mahasiswa dan para santri di Kabupaten Cianjur.

    Hadir dalam dalam kegitan tersebut sebagai pemateri, Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz. Menurutnya, program KB kini telah berkembang sesuai dengan tuntutan zaman dan bukan hanya mengatur soal dua anak cukup saja.

    "Yang paling penting harus dijaga adalah jarak kelahiran jangan terlalu rapat," ujarnya.
    Adanya sosialisasi diharapkan peserta dapat menginformasikan kepada yang lainnya di lingkungan masing-masing.

    "Di sini sekarang banyak yang hadir, ada tokoh masyarakat, mahasiswa dan juga para santri. Jadi hasil dari sosialisasi ini bisa disampaikan lagi," ujarnya.
    Dalam kesempatan itu, Neng Eem menjelaskan, bahwa Indonesia pada tahun 2020 akan menghadapi bonus demografi, dimana, sekitar 70 persen masyarakat Indonesia merupakan usia produktif.

    "Kita akan mendapat bonus demografi, tentu harus dimanfaatkan sebaik mungkin, jika tidak akan menjadi beban," ujarnya.

    Menurutnya, langkah yang bisa dilakukan yakni dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan, lapangan kerja dan lainnya.

    "Masalah lapangan kerja ini bukan berarti bekerja di perusahaan saja, tapi juga bisa dengan cara berwirausaha. Karena Indonesia ini sebenarnya potensi pasar yang besar, untuk marketingnya bisa memanfaatkan tekhnologi," pungkasnya.(jun)

    PASANGAN suami istri mengikuti isbat nikah yang dilaksanakan PCNU Cianjur, (17/11)

    CIPANAS-Sebanyak 160 pasangan suami istri mengikuti isbat nikah yang dilaksanakan PCNU Kabupaten Cianjur, di Hotel Palace Cipanas, Jumat (17/11). Program isbat nikah ini merupakan salah satu rangkaian dalam rangka Hari Santri Nasional.

    Ketua PCNU Kabupaten Cianjur KH M Choirul Anam mengatakan, tingginya antusias masyarkat Cianjur serta masih banyaknya warga yang bermasalah dalam adiminstrasi kependudukan, jadi motivasi PCNU Cianjur untuk menjadikan isbat nikah ke salah satu program rutin yang dilaksanakan di bawah Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Kabupaten Cianjur. "Kita akan adakan rutin. Nanti tanggal 29 Desember akan dilaksanakan gelombang kedua," ujarnya.

    Menurutnya, program isbat nikah sangat bermanfaat sekali untuk warga Cianjur. Lantaran banyak warga yang bermasalah dengan catatan kependudukan.

    "Surat nikah ini kan penting sekali. Di sini kita bantu warga tidak hanya mendapatkan surat nikah, tapi juga adminsitrasi kependudukan lainnya. Seperti akta kelahiran untuk anak-anak mereka. Jadi kita kerjasama dengan Pengadilan Agama, Kementerian Agama dan Dinas Kependudukan dan Catatan Cipil," ujarnya.

    Dalam isbat nikah kali ini, tidak hanya diikuti pasangan yang sudah tua, namun ada juga yang masih muda. Mereka terpaksa menikah di bawah tangan lantaran tidak memiliki biaya, dan belum memiliki KTP lantaran masih di bawah umur.

    Sementara itu Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Neng Eem Marhamah yang juga menghadiri acara isbat nikah tersebut mengatakan, masalah pernikahan dini memang masih perdepatan. Dalam undang-undang pernikahan, usia dini itu di bawah 16 tahun dan mempersilahkan untuk menikah. Sedangkan dalam undang-undang perlindungan anak itu di bawah 18 tahun.

    "Jadi secara pribadi saya mengusulkan untuk revisi undang-undang. Dan sekarang usulan dari beberapa stakeholder sudah ada. Tapi prosesnya akan lama," singklatnya.(jun)

    ,

    ANGGOTA MPR RI H Ecky Awal Mucharam Sosialisasikan 4 Pilar Kepada Guru PKn SMP.
     
    ANGGOTA MPR RI H Ecky Awal Mucharam sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) tingkat SMP di gedung Pramuka Jalan Pramuka, Bojong, Karangtengah, Kabupaten Cianjur, beberapa waktu lalu.

    Dalam kesempatan itu, anggota legislatif dari daerah pemilihan Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor ini menjelaskan, Pancasila adalah kesepakatan founding father (tokoh yang memperjuangkan kemerdekaan bangsa) Indonesia yang harus dihormati.

    "UUD NKRI 1945 adalah konstitusi yang terbaik sampai dengan saat ini, Bhineka Tunggal Ika sebagai pemersatu bangsa, dan dalam koridor NKRI negara harus hadir di tengah masyrakat untuk memastikan hadirnya rasa aman, adil dan sejahtera," paparnya.(jun)

    ASW bersama tokoh masyarakat dan ulama Cugenang

    CIANJUR-Andi Surya Wijaya gelar silaturahmi dengan para ulama, tokoh masyarakat, pengurus RT/RW  di Pondok Pesantren Bojong di Desa Sukamanah Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Selasa (14/11/2017).

    Silaturahmi kali ini dihadiri ketua Pemuda Muslim Indonesia Cep Dedi Mulyadi, tokoh Cugenang H Ohan dan ketua DPC PPP Kabupaten. Cianjur, Jimmi Perkasa.

    ASW yang juga seorang Wasekjen DPP PPP mengatakan, silaturahminya kali ini merupakan agenda rutin yang sering ia lakukan. Hal ini dilakukan dalam rangka mengharmonisasikan antara pejabat, ulama, tokoh, dan masyarakat bersatu untuk bersama-sama membangun daerahnya, khususnya Kabupaten Cianjur.

    "Silaturahmi ini perlu dilakukan dimanapun, kepada siapapun. Karena ini bukan hanya budaya bangsa, namun sebuah ajaran agama untuk terus bersilatuhami agar memperkuat ukhuwah/persatuan," ujar ASW saat diwawancarai di Cianjur, Selasa (14/11/2017).

    Bagi ASW yang juga seorang anggota DPRD Kota Bogor menyampaikan dalam sambutannya, sebuah kekuatan dalam membangun daerah adalah harmonisasi pejabat, ulama dan masyarakat.

    "Saya akan bersilaturahmi dari rumah warga ke rumah lainnya. Ini perlu dilakukan dalam rangka mengetahui apa yang terjadi di masyarakat dan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat," ucapnya.

    Ditempat silaturahmi tampak pula ketua DPC PPP Kabupaten Cianjur,  Jimmi Perkasa menyampaikan bahwa PPP sekarang harus kembali pada rakyat dan silaturahmi dengn ulama dan masyarakat.

    "PPP sekarang harus kembali pada rakyat dan silaturahmi dengn ulama," katanya.

    Dalam silaturahmi tersebut, hadir pula Ketua Tim Relawan ASW Cianjur Jun Guntara mengatakan, visi ASW adalah bisa bersahabat dengan masyarakat dan ulama.

    "Ketika sudah silaturahmi disitu kita bisa tahu kebutuhan masyarakat," ucapnya.

    Jun Guntara berharap dengan adanya silaturahmi ASW dengan para ulama dan tokoh masyarakat ini dapat membawa hubungan yang harmonis, sejuk dan indah untuk Kabupaten Cianjur. Ditambahkan juga oleh Jun, bahwa momentum ini dapat meningkatkan tali persaudaraan antar masyarakat.

    "Acara silaturahmi ini sangat baik untuk mempererat tali persaudaraan antar komponen masyarakat," ujarnya.

    Menurut Jun Guntara, keutamaan dari sebuah silaturahmi antara lain mampu mendekatkan diri Kepada Allah SWT.

    "Menyambung tali silaturahmi merupakan salah satu bentuk kecintaan dan ketakwaan seorang hamba. Sehingga menjadi suatu kewajiban untuk terus menjalin tali silaturahmi," ungkapnya.

    Selain itu, Jun juga mengungkapkan bahwa dengan adanya silaturahmi dapat mengetahui bagaimana kondisi masyarakat, sehingga dapat saling membantu apa yang menjadi kebutuhannya.

    "Silaturahmi mempermudah kita untuk membantu kerabat atau anggota keluarga jika suatu saat ada salah satu dari mereka yang membutuhkan bantuan," tandasnya.(jun)

    ,

    ASW bersilaturrahmi dengan FKPPI Cianjur.
    CIANJUR-Wasekjen DPP PPP yang juga anggota DPRD Kota Bogor, Andi Surya Wijaya menggelar silaturahmi dengan ketua FKPPI di Jalan Siliwangi, Kabupten Cianjur, Senin (6/11).
    Dalam pertemuannya itu, tokoh yang dipanggil ASW berdiskusi dengan ketua FKPPI Cianjur terkait kemajuan organisasi dan kemajuan untuk masyarakat Kabuaten Cianjur.

    "Kemajuan suatu daerah khususnya Cianjur adalah menjadi kewajiban kami sebagai para generasi penerus untuk terus membangunnya. Bangun daerahnya, bersama-sama bangun masyarakatnya," ujar ASW dalam diskusi, Senin (6/11).

    Pembicaraan dalam diskusi, FKPPI Cianjur mendukung penuh ASW maju ke sebagai Caleg DPR RI dari PPP Dapil Cianjur. Bahkan dalam waktu dekat ini FKPPI Cianjur akan mendeklarasikan dukungannya untuk ASW.

    "Kita perlu mendukung anak muda yang peduli terhadap masyarakat dan daerahnya, dalam kaitan ini kami minta kang Andi lanjutkan perjuangannya sampai jenjang DPR RI sehingga aspirasi masyarakat secara luas, khususnya di Kabupaten Cianjur dapat terealisasikan dengan semestinya," kata Ketua GM FKPPI Kabupaten Cianjur Farouk Ginting.

    ASW menegaskan dalam pertemuannya dengan FKPPI Kabupaten Cianjur, bahwa momentum ini perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk bersama-sama membangun daerah Cianjur untuk lebih maju dan sejahtera.

    "Sebuah kemajuan dan kesejahteraan perlu kita wujudkan dengan bersama-sama," ucapnya.
    Dalam pertemuan dengan FKPPI Cianjur kali ini, ASW juga didampingi Ketua DPC PPP Kabupaten Cianjur, Jimmi Perkasa Has dan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Cianjur, Andi Taufik.(jun)

    Tangkal Paham Radikalisme dan Misi Kemanusiaan

    Polres Cianjur silaturrahmi dengn ulama dan pengurus PCNU Cianjur, (6/11)
    UPAYA bersama membangun Cianjur lebih maju, aman dan kondusif dilakukan jajaran Polres Cianjur dengan bersilaturrahmi kepada para ulama dan pengurus PCNU Kabupaten Cianjur di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jebrod-Cilaku, Senin (6/11).

    Laporan: DODI JUNAEDI, Cilaku

    ADA yang beda di Kantor PCNU Kabupaten Cianjur, kemarin. Halaman parkir yang biasanya dipenuhi pengurus dan kader, kini banyak diisi mobil-mobil polisi. Hal itu lantaran adanya Kapolres Cianjur AKBP Arif Budiman beserta rombongan yang datang untuk bersilaturrahmi. Acara yang sangat sederhana itu sarat makna. Secara lesehan, Ketua PCNU Cianjur KH M Choirul Anam langsung memperkenalkan jajaran kepengurusan PCNU Kabupaten Cianjur periode 2017-2022 kepada rombongan dari Polres Cianjur.

    Usai memperkenalkan struktur kepengurusan, Kiyai dengan ciri khas humornya ini mengaku senang dengan adanya kedatangan jajaran Polres. Dirinya berharap, NU dan Polres bisa bekerjasama dalam menangkal berbagai paham radikalisme, dan juga intoleransi di kalangan masyarakat. "Program NU ke depan itu akan terus konsolidasi hingga tingkat ranting (tingkat desa). Dan tidak menutup kemungkinan di ranting, NU bekerjasama dengan Bhabinkamtibmas," ujarnya.

    Sementara itu, Kapolres Cianjur, AKBP Arif Budiman mengaku senang sudah diterima bersliaturrahmi. "Ini dalam rangka mendekatkan antara ulama dan umaro. Polres sangat mendukung visi misi NU, terutama dalam menegakan NKRI. Silaturrahmi ini juga bisa tukar informasi, dan sama-sama menanggulangi dan melawan gerakan yang tidak bertanggungjawab. Mari sama-sama bersatu untum mempertahankan NKRI," ajaknya.

    Kapolres juga berharap silaturrahmi yang sudah dilakukan terus berkesinambungan, terutama dalam melaksanakan proyek-proyek sosial kemanusiaan. "Kami siap mendukung. Mudah-mudahan bisa membangun masyarakat Cianjur lebih maju," pungkasnya.(**)

    PARA peserta foto bersama dengan Capt Djoni Rolindrawan usai melaksanakan pelatihan.

    CIANJUR-Rumah Aspirasi Capt Djoni Rolindrawan yang merupakan anggota Komisi VI Fraksi HANURA DPR RI, melaksanakan kegiatan pelatihan wirausaha bidang olahan pangan dan laundry di Hotel Delaga Biru Cipanas Cianjur, kemarin (3/11/2017).

    Kegiatan yang dilaksanakan atas kerjasama dengan program bina lingkungan BNI ini diikuti 50 peserta yang merupakan konstituen dari Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur.

    Capt Djoni saat menyampaikan sambutan.
    Dalam pembukaan kegiatan itu, Capt Djoni Rolindrawan menceritakan pengalaman hidup yang penuh perjuangan sampai dapat mencapai kesuksesan.

    "Saya berharap melalui kegiatan ini dapat menciptakan wira usaha baru yang mampu tumbuh dan berkembang dan membuka lapangan kerja untuk masyarakat disekitar," ujar Capt Djoni dalam sambutannya.

    Para peserta sangat antusias mengikuti acara tersebut, dan pertemuan dengan Capt Djoni dimanfaatkan untuk foto bersama dan selfi.

    "Kami sangat senang dapat kesempatan mengikuti kegiatan ini, dan kami tentu siap memenangkan Bapak Capt H Djoni dalam pemilu 2019 nanti agar kegiatan ini berkesinambungan," ungkap Andika salah satu peserta kegiatan dari Cianjur.(jun)


Top