Pola Tanam Sistem Domino Disosialisasikan BPBTPH


GEKBRONG – Balai Pengembangan Budidaya Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPBTPH) Kecamatan Gekbrong, bekerjasama dengan Badan Koordinasi Antar Desa (BKAD) Kecamatan Gekbrong dan Koperasi Mitra Tani Parahyangan, pada hari Kamis (10/03) kemarin melakukan sosialisasi peningkatan program ketahanan pangan di Desa Cikancana Kecamatan Gekbrong.
Kegiatan tersebut dilaksanakan guna terciptanya pemerataan kesejahtran masyarakat tani dengan sistem corporate farming.
Pada pelaksanaan sosialisasi tersebut, Kepala BPBTPH Kecamatan Gekbrong, Yayat Duriat, menerangkan tentang pola tanam padi dengan menggunakan Sistem Domino.
“Sistem Domino adalah pola tanam yang berbeda dengan yang lainnya. Sistem ini dimulai dari proses penyemaian benih padi sampai pada proses pemanenan padi. Semua proses ini telah dibakukan dan dijadikan SOP (Standard Operation Procedures—pen) oleh penggagas pola tanam ini, Bapak Wahyu OS, sejak tahun 2009. Dan baru pada tahun 2014, beliau mulai berani untuk mengenalkannya kepada para petani pemilik lahan maupun petani penggarap. Harapannya adalah dapat meningkatkan volume produksi padi pada areal tanam,” terang Yayat Duriat saat diwawancarai Radar Cianjur.
Yayat juga menjelaskan bahwa pola tanam dengan Sistem Domino dapat memberikan nilai tambah bagi para petani.
“Pola tanam dengan menggunakan sistem domino paling menguntungkan dalam peningkatan produksi anakan,” tutupnya. (dil)


1 komentar:

  1. Saya bambang dari subang. Kebetulan saya baru mau terjun di dunia tani. Saya ada lahan 1 kotak kurang lebih 20 bata. rencana sya akhir musim ini mau saya garap jadi tanaman padi dengan sistem domino. Benih yang di pakai oleh sistem ini seperti apa cara awal untuk proses penumbuhan benih? Itu tanya saya. Terimakasih. Wa 081649545020

    BalasHapus


Top