Curhat Ucup Supriadi, Penerima Bantuan Rutilahu Kodim 0608 Menjadi Tegar sejak Kecil, Sering Bantu Istri


TEGAR: Ucup tumbuh menjadi seorang laki-laki yang kuat dan tegar setelah ditinggal orang-orang tercintanya saat kecil.


UCUP Supriadi (37) merupakan seorang guru mengaji sekaligus imam masjid di kampungnya Desa Mekarsari, Kecamatan Cianjur. Ia diketahui sangat mencintai seorang istrinya dan sering kali membantu kegiatan istrinya setiap waktu. Tak hanya istri, kini ia mendapatkan rezeki mempunyai tiga orang anak serta mempunyai rumah yang layak huni setelah dibantu Kodim 0608 Cianjur.

Laporan : M Suyudhi, Radar Cianjur.

PRIA asal Desa Mekarsari, Kecamatan Cianjur, Ucup merupakan anak pertama dari dua bersaudara yang saat kecil tinggal bersama seorang ibu dan kakeknya. Ia tumbuh menjadi pria yang sangat luar biasa ketika ditinggal ibunya pergi dijemput oleh Sang Pencipta saat duduk di kelas 5 SD.

Pada akhirnya, saat itu pun ia harus menjadi seorang yang tegar dan tumbuh besar bersama kakeknya di Desa Mekarsari. Sehingga jajan untuk sekolah dan makan semuanya dari kakeknya, berhubung waktu yang tak terasa saat ia selesai SMP, kakek yang merawat ia hingga tumbuh besar pun harus pergi menyusul ibunya tercinta.

Kini ia merupakan seorang Imam Masjid di Al- Mauidoh dan Al-Ikhwan di Desa Limbangansari. ‘’Saya tinggal di rumah istri saya di sini karena rumah kakek yang di Mekarsari sudah dijual, » ujarnya. Awal mulanya, ia sangat menyukai adzan, syalawatan dan kegiatan lain di masjid.

Ketika itu pun ia mengajar mengaji anak-anak. ''Saat itu ada seorang perempuan yaitu istri saya di masjid.  Ya karena mungkin namanya jodoh akhirnya kita menikah. Mungkin itu cerita singkatnya,’’ tutur Ucup saat berbincang masa lalunya, Rabu (25/5) kemarin.

Ia pun pada akhirnya menikahi wanita bernama Imas Fitriani (27) dan bergulirnya waktu Imas pun hidup bahagia dengan Ucup dengan kehidupan yang sederhananya. Lalu, hasil pernikahannya dengan Imas, sekarang mereka mempunyai tiga orang anak.

Yang pertama seorang lelaki bernama Muhamad Ramdani (13), kedua yaitu Siti Alfia Nuraeni (9) dan anak yang bungsunya sekarang yaitu Muhamad Ikbal Nurfadilah yang masih kecil berusia dua setengah tahun.

''Alhamdulilah anak pertama dan kedua kita ini masih sekolah dan kita selaku orangtua ingin memberikan anak yang terbaik,’’ katanya ketika ditanyai tentang seorang anaknya.

Ia pun dalam kesehariannya sering membantu istrinya menyuci pakaian. Lalu karena usahanya dan ikhtiarnya yang gigih, ia pun kini mempunyai pekerjaan dan dibanguni rumah dari Komandan Kodim 0608 Cianjur.

Ia pun yang setiap harinya sampai sekarang mengajar mengaji dan imam masjid di tempat tinggalnya. ''Bukan hanya itu, tetap saya juga bekerja, yang kini saya bekerja di penjualan gas. Mana pada sebelumnya saya bekerja menjadi seorang tukang bangunan,’’ tutup Imam Masjid Limbangansari ini. (*) 


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top