Garis Antisipiasi Perkembangan Gerakan Syi'ah







CIANJUR- Jelang Ramadan, Gerakan Reformis Islam (Garis) Kabupaten Cianjur mendorong kualitas umat muslim untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Salah satunya dengan giat melakukan sosialisasi mewaspadai perkembangan gerakan Syiah di Indonesia khususnya di Cianjur.

Sosialisasi dan diskusi publik yang digelar di Gedung Juang 45, Jalan Otista 2, Keluarahan Pamoyanan kemarin diikuti lebih dari 150 tamu undangan. Ratusan tamu undangan itu merupakan para pengurus Garis dan sejumlah tokok agama serta masyarakat yang ada di Kabupaten Cianjur.

Sekjen DPP Garis Kabupaten Cianjur, Ludi Burdah Muslim memaparkan, tujuan penyelenggaraan sosialisasi adalah untuk menghindari pecah belah Islam melalui aliran Syi'ah. “Jangan sampai menimbulkan konflik, untuk itu kita turut mendorong pemerintah meminimalisir ajaran sebelum berkembang,” ujarnya kepada Radar Cianjur.

Ia menambahkan, pihaknya akan segera bertindak memberikan respon dalam segala bentuk gerakan yang mengganggu stabilitas negara khususnya di Cianjur. “Tak bisa dianggap sepele. Kita perlu waspada agar senantiasa mampu menjadi daerah yang murni berlandasan aqidah ahlu sunnah waljamaah,” tuturnya di akhir diskusi.

Menurutnya, ajaran Syi'ah dapat cepat berkembang dalam berbagai bidang yaitu politik, pendidikan, sosial, ekonomi maupun kesehatan. “Belajar dari beragam pengalaman. Kita tak ingin agar sejumlah ajaran sesat seperti yang sudah ada sekarang terus bertumbuh,” paparnya. (yaz)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top