Kelebihan Tonase, Jalan Hancur, Perbaikan Dianggap Percuma

HANCUR: Kendaraan-kendaraan berat yang melewati ruas jalan di Desa Sukamulya, Kecamatan Karangtengah, dianggap sebagai penyebab utama mudah rusaknya jalan tersebut.


KARANGTENGAH – Sering rusaknya ruas jalan menuju Desa Sukamulya, Kecamatan Karangtengah, yang lebih banyak diakibatkan oleh truk-truk berat dengan tonase berlebih, mulai dikeluhkan oleh warga setempat. Informasi disampaikan kepada Radar Cianjur pada hari Rabu (25/05) siang kemarin, jalan lingkung di daerah tersebut terlalu sering dilewati oleh kendaraan pengangkut dengan muatan berlebihan, sehingga jalan cepat rusak, meskipun ada langkah-langkah perbaikan.

Menurut Kamaludin (40), salahseorang warga, truk-truk tersebut lewat hampir setiap hari, dan sebagian besar warga mengaku sudah merasa bosan dan mulai geram melihat kondisi ini, dan berniat untuk mengajukan laporan kepada pihak Pemerintah Desa, agar truk-truk tersebut tidak masuk dengan seenaknya.

"Mungkin kalau diportal tidak akan bisa masuk. Pasalnya, akses jalan sepanjang daerah ini ukurannya pas masuk kendaraan truk saja. Ini harus ada tindakan tegas, sehingga truk tidak berani masuk kampung sini," katanya.

Hal serupa diungkapkan Budiansyah (39), mewakili para pemuda desa tersebut, ia mengatakan sangat setuju apabila didirikan portal, sehingga kendaraan berat tidak berani begitu saja melintas ke kampungnya. Apalagi, menurutnya, sebentar lagi akan ada pengaspalan jalan.

"Kami khawatir akan cepat rusak lagi, karena sering dilalui sejumlah kendaraan berat. Warga harus kompak dan perlu ada musyawarah untuk membicarakan persoalan ini, dan difasilitasi pihak desa," ujarnya.

Menyikapi hal ini, Kepala Desa Sukamulya, Syaripudin, mengatakan bahwa pihaknya selaku aparatur desa juga memiliki pemikiran serupa. Meski demikian, ia mengaku susah melarang kendaraan-kendaraan tersebut untuk keluar-masuk, karena ada perusahaan yang membutuhkannya. Dan ia menyatakan bahwa keluhan warga akan ditampung, untuk nanti dimusyawarahkan.

"Sangat merespon kepedulian dan perhatian warga, karena pembangunan itu anggarannya tidak sedikit, malahan dirusak truk yang sering hiling-mudik masuk kampung sini," katanya. (mat)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top