Sisi Lain Pelaksanaan Pilkades Serentak di Cianjur Kecelakaan saat Kampanye, Tetap Nyoblos Meski Kaki Kanan Sakit

TETAP SEMANGAT : Aditnya saat hendak menyalurkan hak suaranya pada Pilkades serentak  29 Mei lalu. MAMAT/RADAR CIANJUR


Pelaksanaan  pilkades serentak se-Kabupaten Cianjur 29 Mei lalu berlangsung aman dan tertib. Sebanyak 77 desa sudah menentukan pemimpinnya. Beradam cerita unik mewarnai pelaksanaan pentas demokrasi tersebut. Apa Saja?

Laporan : Mamat Mulyadi

TAK terlihat raut kesakitan pada wajah Aditya (20) meski kaki kanannya dibalut dengan perban. Pemuda warga Kampung Nangewer RT 02/02, Desa Sukamaju, Kecamatan Karangtengah itu, mengalami kecelakaan saat ikut kampanye pilkades mendukung salah satu calon pemimpin kepala desa di daerahnya.

Meski tak bisa berjalan normal dan harus menggunakan tongkat, Aditya tetap menyempatkan waktu pergi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Menurut, Aditya, ia berusaha tetap semangat menyempatkan diri memilih jagoan kades di desanya.


“Jadi biarpun sakit tak jadi soal ditahan sedikit. Jujur, secara pribadi sebagai putra daerah saya ingin menyukseskan ajang pesta demokrasi dan memberikan semangat kepada warga lainnya. Terutama kepada pemuda, agar menyalurkan hak suaranya,” tutur Aditiya.

Dia memaparkan, meskipun kaki sebelah kanan terasa sakit, ia tetap memaksa pada orangtua pergi ke TPS meluangkan waktu menyoblos. “Sakit ini bisa terobati suatu saat nanti, tapi lebih sakit lagi bila tak bisa menggunakan hak suara untuk memilih salah satu calon,” katanya. 

Ia berharap kades yang terpilih sesuai pilihan hati nurani rakyatnya. Sehingga segala apa keinginan masyarakat bisa ditampung dan terealisasikan dengan baik. Intinya, kata dia kades terpilih nanti bisa mengutamakan pelayanan terhadap warga.

Dilain pihak, Ketua Pilkades, Hipni mengatakan, sangat bangga dan merespon baik melihat semangat anak muda begitu ingin memilih calon kades jagoannya. Ya, meskipun dalam keadaan kaki kanan masih sakit, ia rela berangkat dari rumah ke TPS untuk menyalurkan hak suaranya.

"Harus jadi contoh semua pemuda di daerah ini dan memotivasi seluruh warga juga. Kami jajaran panitia merasa kagum, dan bangga punya warga seperti dia (Aditya, red)," imbuhnya.


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top