Gas Melon Mulai Langka dan Mahal




LANGKA: Jelang puasa ramadan tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram mulai langka di wilayah Cianjur Utara.




CIPANAS- Jelang puasa ramadan. Tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram di wilayah Cianjur Utara mulai langka. Kalau pun ada harganya mahal mencapai Rp24 ribu per tabung. 

Muhtar (44) warga Desa Kubang, Kecamatan Sukaresmi mengatakan, warga terpaksa harus mencari tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram hingga ke wilayah Cipanas, karena persediaan tabung gas di wilayah Sukaresmi langka.

"Warga berebut tabung gas elpiji tiga kilogram. Makanya saya yang sehari-hari mengecer tabung gas terpaksa harus mencari ke Cipanas,” katanya.

Menurutnya, kelangkaan tabung gas ukuran tiga kilogram terjadi karena dipengaruhi oleh tingkat permintaan yang semakin tinggi jelang bulan puasa. 

"Saya terpaksa menjual tabung gas ukuran tiga kilogram antara Rp22 ribu per tabung hingga Rp24 ribu per tabung, karena membeli tabung gas dari daerah lain yang memakan ongkos lebih banyak,” tuturnya.
Siti Sumiati (34) warga Desa Kawungluwuk, Kecamatan Sukaresmi mengaku sangat menyesalkan kelangkaan tabung gas jelang bulan puasa. Padahal tabung gas sangat dibutuhkan sekali oleh masyarakat.

"Kok bisa harga tabung gas elpiji ini mahal dan susah dicari, saya cari ke berbagai warung barangnya sudah habis,” akunya.

Berdasarkan pantauan, tidak hanya di wilayah Sukaresmi, beberapa daerah seperti Desa Cipanas, Kecamatan Cipanas dan Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, mengalami hal yang sama. "Saya harus membeli tabung gas elpiji tiga kilogram hingga Rp24 ribu, ini sangat memberatkan di tengah beban ekonomi yang memberatkan," ujar Ayu (26) warga Desa Cipanas.

Hendi pemilik pangkalan tabung gas ukuran tiga kilogram di wilayah Cipanas menuturkan, jumlah pasokan tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram ke pangkalan hampir setiap bulan terus berkurang. Kondisi ini tentu sangat menyulitkan di tengah meningkatnya permintaan masyarakat. 

"Kalau semula agen bisa mengirim mencapai 500 tabung per hari, sekarang hanya 380 tabung per hari. Padahal permintaan terus meningkat," tuturnya.

Menurutnya, pasokan tabung gas ukuran tiga kilogram yang dikirim ke pangkalan di wilayah Cipanas, sebenarnya untuk memenuhi kuota warga Cipanas, namun karena di wilayah Sukaresmi mulai langka, tidak sedikit diantara pengecer yang membeli tabung gas ke wilayah Cipanas.

"Makanya kami alokasikan khusus kepada pengecer dari beberapa desa di Sukaresmi, seperti Desa Ciwalen, Desa Kubang, dan desa lainnya," ungkapnya. (fhn)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top