Kades Terpilih DIminta Jujur


CIANJUR-Usai sudah gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang diselenggarakan se-Kabupaten Cianjur, Minggu (29/5). Hajat demokrasi yang dilakukan secara serentak di 76 desa tersebut, bertaburan bursa calon. Satu desa sedikitnya diisi oleh tiga calon kepala desa (Kades).

Terlepas dari berbagai dinamika yang turut mewarnai gelaran tersebut, seperti minimnya angka kehadiran masyarakat, hingga sempat memanasnya suasana pemilihan, pihak Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Cianjur mengklaim, gelaran tersebut berjalan aman, lancar dan kondusif sesuai harapan.

Kepala BPMPD Cianjur, Yeyen Rohyanda menjelaskan, sejatinya para Kades terpilih sebagai ujung tombak pembangunan di daerah. Kades sebagai panutan masyarakat yang dipimpinnya, harus memiliki visi, misi serta program kerja yang jelas dalam membangun, bukan sekedar ingin mengisi posisi atau jabatan semata.

├ó€┼ôSetelah dinyatakan sebagai Kades terpilih, dalam waktu dekat mereka akan diberikan Bimtek yang isinya tentang ilmu, wawasan dan etika seorang pejabat pemerintahan. Kami belum bisa menentukan kapan, tapi kami upayakan secepatnya, ujar mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Cianjur tersebut.

Lebih lanjut, Yeyen mengharapkan agar para Kades terpilih tidak berlebihan dalam euphoria saat dipercaya oleh masyarakat untuk memegang jabatan tersebut. Menyoal tentang persaingan selama masa pencalonan, Yeyen juga berharap Kades terpilih mampu merangkul calon-calon lainnya yang kalah, agar bumbu-bumbu konflik bisa dihindari.

Yang menang jangan takabur, yang kalah jangan larut atau bahkan memicu konflik yang membuat masyarakat terpecah-belah dan terkotak-kotak. Semuanya harus bersatu dan membangun daerahnya masing-masing, tegas dia.

Guna menunjang berbagai program kerja Pemkab Cianjur, masih kata Yeyen, para Kades tersebut juga diharapkan memiliki kemampuan, kecerdasan dan keimanan yang mumpuni serta mampu mengemban amanah dengan baik, supaya berbagai program pembangunan bisa berjalan beriringan dan sinergis.

Bukan hanya cerdas secara intelektual, tapi juga harus memiliki keimanan yang kuat. Percuma cerdas, kalau tidak jujur dan tidak bisa memegang amanah, sindir Yeyen.

Ia pun mengimbau para Kades untuk segera bekerja melayani masyarakat seraya menyusun berbagai program kerja dalam membangun Cianjur, mulai dari desa, kecamatan, sampai ke pemerintah daerah.

Kita membangun Cianjur sama-sama, harus kompak. Kalau tidak bisa mengimbangi, maka pembangunan akan sulit terealisasi dengan baik. Kalau pembangunan berjalan lancar, saya yakin masyarakat juga akan semakin sejahtera, tutupnya.(lan)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top