Pabrik Petasan Meledak, Dua Tewas

MENUJUKAN : Kapolsek Kebonpedes IPDA Badru Salam menujukan barang bukti petasan yang tersisa, kemarin (5/4)

SUKABUMI-Pabrik petasan yang berada dikawasan Kampung Lembur Huma Rt (2/12) Desa Bojongsawah Kecamatan Kebonpedes Kabupaten Sukabumi meledak pada Minggu pagi (05/6) sekira pukul 08.45 WIB. Meski belum jelas penyebab meledaknya pabrik, namun pabrik yang berdiri disebuah rumah semi permanen mengakibatkan dua orang menjadi korban dan harus dilarikan ke RS Hermina Kota Sukabumi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, ledakan tersebut mengakibatkan pemilik rumah Romi (50) mengalami luka serius. Sementara satu korban lainnya Rizal (24) mengalami luka ringan.
Wakapolres Polres Sukabumi Kota Kompol Richardo Condrat Yusuf, para anggota Polsek  Kebonpedes langsung mendatangi TKP saat mendengar adanya ledakan tersebut. Menurutnya ledakan tersebut cukup kencang, bahkan terdengar hingga radius satu kilometer dari TKP ke Polsek Kebonpedes.

“Informasi awal itu, anggota kami dari Polsek Kebonpedes mendengar adanya ledakan, dan langsung mencari sumber bunyi ledakan tersebut dan ternyata ledakan ini bersumber dari Kampung Lembuh Huma saat diperiksa rumah tersebut sudah hancur rata dengan tanah,” terangnya disela-sela pengecekan TKP
Menurutnya, dugaan awal ledakan tersebut terjadi saat dua orang tersebut sedang membuat petasan.

Hal tersebut terlihat dari hasil  olah tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan beberapa barang bukti berupa bahan pembuat petasan yang diduga menjadi pemicu ledakan. Selain itu ditemukan pula karung berisi petasan korek yang sudah jadi.

Hingga saat ini rumah tersebut  sudah dipasang police line. Selain itu, pihaknya juga langsung melakukan penyisiran ke sejumlah tempat dan di temukan empat bangunan semi permanen lainnya yang menjadi tempat pembuatan petasan. Sayangnya saat dilakukan penggerebekan tidak ditemukan pemilik dari bangunan.

Menurutnya dari empat titik tersebut anggotanya mengamankan 20 karung berisi potasium, 18 karung berisi petasan siap jual dan beberapa peralatan untuk membuat petasan.

Barang bukti kita sudah amankan di Polsek Kebonpedes dan kasus ini masih dalam penyelidikan Polsek Kebonpedes, untuk korban belum bisa kita mintai keterangan karena masih dalam perawatan.

Bahkan satu korban atas nama Romi dirujuk ke RSUD Syamsudin SH karena lukanya yang kritis, terangnya.

Sementara itu menurut salah satu saksi mata yang enggan disebutkan namanya, ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 08.45 wib, saat itu terjadi ledakan yang cukup kencang dari salah satu rumah yang berada di tengah-tengah sawah. Suara ledakan petasan cukup terdengar cukup kencang bahkan getrannya sangat terasa, jelasnya.

Dikatakannya, sekitar tiga orang berada di dalam rumah tersebut untuk membuat petasan, tiba-tiba dua orang berlari keluar rumah. Tak berselang lama ledakan pun terjadi. Usai ledakan tersebut satu orang kembali masuk kedalam rumah tersebut dan menggendong korban, Romi yang mengalami luka parah ke luar rumah.  “Sekitar tiga orang, yang dua berhasil lari , sementara satu orang lagi enggak sempet lari keluar makanya lukanya cukup parah soalnya saya lihat darahnya cukup banyak keluar dari mukanya,

 jelasnya.(wdy)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top