Pedagang Timun Suri Serbu Pasar


BELANJA : Salah satu pengunjung saat membeli kolang kaling di Pasar Induk Cianjur.





CIANJUR- Sudah menjadi tradisi setiap bulan suci Ramadhan, pedagang timun suri dan kolang kaling bermunculan di sejumlah pasar tradisional dan pinggir jalan di Cianjur. 

Usep, salah satu pedagang timun suri dan kolang kaling di Pasar Induk Cianjur mengaku sudah biasa berdagang musiman setiap bulan suci Ramadhan. Selain timun suri dan kolang kaling, pedagang buah-buahan ini pun menjual agar-agar sebagai pelengkap.

“Hampir setiap bulan Ramadhan saya menjual kolang kaling dan timun suri, karena kolang-kaling dan timun suri laku keras di pasaran jika bulan ramadhan, dan hasil yang diraih pun lumayan menjanjikan,” imbuhnya.

Diakuinya, sejak memasuki hari pertama Ramadhan kolang-kaling maupun timun suri miliknya sudah banyak diburu para pembeli yang datang ke Pasar Induk Cianjur.  Ia memaparkan, satu kilogram kolang kaling saat ini dijual dengan Rp10 ribu sedangkan pada bulan sebelumnya hanya Rp7 ribu, sedangkan timun suri saat ini harga kisaran Rp6 ribu hingga Rp7 ribu per kilogramnya. “Sekarang tuh masih termasuk agak murah, biasanya selama bulan suci Ramdhan harganya pun akan terus merangkak naik, dimungkinkan saja bisa tembus Rp15 hingga Rp17 ribu per kilogramnya,” ujar dia.

Senada di ucapkan, Dede pedagang kolang kaling dan timun suri di Pasar Ramayana Cianjur. Ia mengakui, hampir setiap tahun pada bulan Ramdhan selalu menjual timun suri dan kolang kaling. 

"Untungnya cukup lumayan, meskipun sebagai dagangan sampingan dari dagangan pisang," ujarnya.
Sementara itu, salah satu pembeli kolang kaling yang datang ke Pasar Induk Cianjur, Ai Susilawati mengakui sangat menyukai kolang kaling untuk di konsumsi saat berbuka. “Kolang kaling dan timun suri sangat segar untuk menu berbuka, biasanya dibuat minuman yang hanya diberi air gula serta es, bisa menjadi makanan maupun minuman segar,” paparnya. (ndk)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top