Rumah Ludes Dilalap Api

HANGUS: Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang semakin membesar.



CIANJUR- Sebuah rumah di Kampung Cipadang Pengkolan, Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong dilalap si jago merah Senin (6/6) sekitar pukul 22.00 WIB. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 22.15 WIB oleh petugas pemadam kebakaran Kabupaten Cianjur. Beruntung api tidak sampai merembet ke rumah warga lainnya. Sejumlah warga yang menyaksikan peristiwa tersebut langsung berhamburan membantu memadamkan api seadanya. Sementara Deden (33) sang pemilik rumah, hanya bisa pasrah melihat rumahnya ludes dilalap si jago merah.

Kebakaran rumah di pinggir jalan tersebut sempat membuat jalan macet sekitar setengah jam baik dari arah Sukabumi maupun dari arah Cianjur, lantaran peristiwa kebakaran tersebut tepatnya di pinggir Jalan Raya Cianjur Sukabumi. Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Warungkondang, Kompol Robi Yanuar Soetjipto saat diwawancarai Radar Cianjur mengatakan, kebakaran tersebut diduga akibat arus pendek listrik. Akibatnya, 50 persen kondisi rumah hangus dan sejumlah barang berharga lainnya ikut ludes terbakar. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa naas ini namun kerugian diperkirakan mencapai Rp80 jutaan. Api berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran Kabupaten Cianjur datang melakukan pemadaman,” katanya.

Lanjut Robi, korsleting listrik merupakan hal yang umum terjadi. Hampir setiap rumah dan bangunan yang menggunakan listrik memiliki potensi terjadinya korsleting. “Hubungan arus pendek dapat menimbulkan percikan api yang cukup besar, khususnya pada kabel listrik yang memiliki arus cukup besar, untuk itu masyarakat agar jangan menumpuk-numpuk stop kontak di satu sumber listrik. Karena hal ini bisa membuat kabel listri kelebihan muatan dan menyebabkan kabel meleleh,” imbuhnya.

Sementara itu, Komandan Mako I Damkar Cianjur, Aan Salwan menuturkan, sejak menerima laporan adanya kebakaran, lima personel Damkar lengkap dengan satu unit mobil blangbir dikirim untuk memadamkan api. Proses pemadamam sendiri memakan waktu hingga satu jam. "Mobil tiba di TKP sekitar pukul 23.35 WIB. Pemadaman hampir satu jam. Sampai steril, TKP menghabiskan air hingga lima ribu liter, jadi kita harus dua kali balik untuk mengambil stok air," ungkap Aan kepada Radar Cianjur. (dil/lan)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top