Sekolah Bebas Asap Rokok Hanya Mimpi


CIANJUR-DPRD Kabupaten Cianjur meminta agar Perda mengenai larangan merokok segera direalisasikan khususnya dalam lembaga pendidikan.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur, Sapturo menilai pembuatan perda larangan merokok mintul. "Perdanya sudah ada, tetapi sosialisasi ke masyarakat belum ada, misalkan ke sekolah sebagai salah satu lembaga yang seharusnya bebas dari asap rokok," katanya.

Menurutnya, sekolah merupakan salah satu lembaga pendidikan yang dinilai sangat penting. Untuk itu, dinas pendidikan harus segera mengintruksikan kepada setiap sekolah untuk menyediakan tempat khusus bagi para pecandu rokok. Tujuannya supaya tidak dilihat anak. Tak hanya itu, rokok pun dinilai sangat berbahaya bahkan sangat rawan dengan kasus narkoba.

"Dari rokok bisa ke narkoba. Karena awalnya anak coba-coba mengenai rasa dari rokok itu. Kemudian coba-coba ke yang lain, seperti narkoba. Sebab, usia remaja merupakan usia sangat labil dan rasa keingin tahuan mereka sangat tinggi terhadap segala hal," paparnya.

Semantara itu, pengawasan dewan selama ini terhadap larangan merokok di sekolahĂ‚  belum ada. Sehingga dewan tidak berbuat apa-apa.

"Kalau perdanya sudah berjalan, otomatis kami pun akan turun langsung untuk mensosialisasikanĂ‚  ke masyarakat termasuk ke sekolah," terangnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Jumati menambahkan, dalam hal ini guru seharusnya memberikan contoh yang baik kepada siswa. Pasalnya, segala perbuatan yang dilakukan oleh gurunya di sekolah otomatis akan ditiru.

"Maka dari itu kami menghimbau kepada guru maupun karyawan sekolah jika ingin merokok sebaiknya jangan di sekolah dan sebaiknya di luar sekolah," pungkasnya.(riz)

Kebersihan udara tercemar karena asap rokok. Bahkan, polusi udara dalam ruangan akibat asap rokok mencapai 90 persen. Untuk itu, pemerintah perlu mengendalikan peredaran tembakau dan rokok.


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top