Angkat Besi Tambah Medali

Eko Yuli Irawan Sumbang Medali Kedua Indonesia



RIO DE JANEIRO - Indonesia berhasil menambah pundi medalinya di Rio 2016. Sama dengan medali pertama, kepingan penghargaan kedua di Olimpiade Rio 2016 ini juga berasal dari cabang angkat besi.

Adalah lifter putra Eko Yuli Irawan, yang turun di kelas 62kg, menyabet medali perak dengan total angkatan 312 kg dalam babak akhir yang digelar di Riocentro-Pavilion 2, Rio, Selasa (9/8) waktu Indonesia.

Pada angkatan snatch, Eko berhasil mengangkat beban seberat 142kg, sementara untuk clean & jerk 170kg.

Angkatan Eko hanya kalah dari si peraih emas, Oscar Albeiro Figueroa Mosquera (Kolombia) yang berhasil melakukan total angkatan seberat 318kg (142kg snatch dan 176 clean & jerk).

Eko yang kelahiran 24 Juli 1989 itu lebih baik dibanding lifter asal Kazakhstan yang harus puas dengan medali perunggu, dengan total angkatan 305kg (135kg snatch dan 170kg clean & jerk).

Keberhasilan lifter Indonesia Eko Yuli Irawan menambah pundi medali buta Kontingen Merah Putih di Rio 2016, tak luput dari perhatian Presiden Joko Widodo.

Jokowi mengapresiasi dengan mengucapkan selamat kepada Eko atas donasi kepingan medali peraknya, dari cabang angkat besi nomor 62 kg.

Ucapan selamat itu disampaikan Jokowi melalui akun media sosial Twitter. "Alhamdulillah, nambah lagi medali perak di Olimpiade Rio 2016. Eko Yuli Irawan di cabang angkat besi," tulis presiden di @jokowi, Selasa (9/8).

Medali yang disumbang Eko tersebut merupakan yang kedua buat Indonesia. Sebelumnya, dari cabang yang sama, Sri Wahyuni juga menyumbang medali perak dari nomor 48kg putri.
Ayo, atlet Indonesia semangat! -Jkw," tulis Jokowi. (ded/jpg/jpnn)

Kini, untuk sementara, Indonesia sudah mengumpulkan dua medali perak setelah sebelumnya Sri Wahyuni sukses menempati peringkat kedua di kelas 48kg putri. Di papan klasemen Rio 2016 hingga pukul 22.50 waktu Brasil, Indonesia menempati peringkat ke-21. (dkk/adk/jpnn)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top