Bantuan DD Rawan Penyelewengan

CIKALONGKULON- Program bantuan dari Pemerintah Pusat melalui anggaran bantuan dana desa (DD) sangat diharapkan bisa tepat sasaran peruntukannya untuk pembangunan infrastrktur segala bidang. Sehingga, bantuan tersebut bisa dirasakan manfaatnya hingga jangka panjang. Seperti halnya, pengaduan warga Kecamatan Cikalongkulon diterima langsung disoroti Patron Nasional (Patron) Kabupaten Cianjur.

Berdasarkan lapaoran dari masyarakat, Ormas Patron menginfrormasikan, duit anggatan DD diterima sangat dirasakan terutama oleh seluruh Pemerintah Desa (Pemdes) ada di Kecamatan Cikalongkulon. Warga banyak mengaku, anggaran itu memang dipakai untuk pembangunan infrastruktur jalan, TPT, dan lainnya.

"Tapi, di situ lah rentan penyelewengan ada permainan money politik anggaran. Misalnya, pengaspalan yang seharusnya berapa meter menjadi dikurangi, begitu hal sama pembangunan TPT. Lalu bahan material asal ada dan asal jadi pengerjaannya, sehingga pengaspalan jalan atau TPT yang dikerjakan kekutannya hanya cukup jangka pendek saja. Ya itu percuma saja kang," beber Ketua Patron Cianjur, Fendi Yudha.

Ia memaparkan lebih jauh, makanya akses jalan cepat rusak karena kualitas dan kuantitas bahan materialnya seperti aspal, batu, seprit, dan lainnya diragukan. Itu tak banyak tak sesuai dengan juklak juknis asli sebenarnya harus diterapkan, sehingga jalan tahan lama alias tak mudah rusak.

" Eh, itu seenaknya digunakan untuk hal tak penting akhirnya itu masyarakat yang dirugikan, daerahnya terus semakin tertinggal. Ya, karena oknum tak bertanggungjawab itu tadi," papar Fendi, Kamis (4/8) kepada wartawan ini.

Hal senada diungkapkan, Rafli alias Anan (45) warga Kecamatan Cikalongkulon. Ia mengaku, bingung pembangunan infrastruktur jalan, TPT, dan lainnya cepat rusak.

"Maka itu, pihak dinas dan lembaga terkait sebagai pemangku kebijakan dan penegak hukum harus mengawasi proses jalannya pelaksanaan pembangunan, cek segala halnya. Terutama mengenai bahan materialnya berkualitas apa tidaknya, jangan-jangan asal murah dan siap jadi," ujarnya.(mat)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top