Belasan Siswa SMK Ditelanjangi




**Tawuran Bawa Pedang dan Celurit
FOTO: FACEBOOK NOPAN SUDIRMAN
DIBINA: Belasan siswa SMK Cianjur dipaksa untuk membuka seragam dan mengeluarkan senjata yang akan digunakan untuk tawuran. 

CIANJUR- Belasan siswa SMK di Kota Cianjur terpaksa diamankan jajaran kepolisian Polsek Kota kemarin. Bukan tanpa alasan, belasan siswa itu hendak melakukan tawuran saat kedapatan hampir bentrok di daerah Salaeurih, Pasar Beas, Kelurahan Sayang, kemarin.

Kejadian tawuran dapat diredam saat seorang anggota polisi bernama Yuda melihat langsung kedua kubu saling serang. Saat itu, Yuda melihat rombongan anak sekolah dalam angkot dan dilempari oleh siswa lainnya yang sudah menunggu di sisi jalan. Saat dilempari, belasan siswa dalam angkot itu membalasnya dengan mengeluarkan pedang dan celurit dari dalam angkot.

Inisiatif, Yuda pun segera berteriak sehingga membuat kumpulan siswa yang berada di sisi jalan kabur. Sedangkan belasan siswa lainnya dikejar dan ditangkap. Setelah tertangkap, belasan siswa itu dipaksa membuka seragam mereka dan mengeluarkan barang bawaan yang berada di dalam tas. Setelah itu, belasan siswa itu diamankan ke Polsek Kota Cianjur.

"Alhamdulillah bisa di cegah tawuran di daerah salaerih 1 angkot berisi anak sekolah dan persenjataannya.. walau pun agak nodong dengan sesuatu.. :)," ketik akun facebook Nopan Sudirman, kemarin sore.

Setelah diposting, tindakan yang dilakukannya ini mendapat apresiasi dari Kapolres Cianjur, AKBP Asep Guntur Rahayu. Melalui akun facebook, Kapolres memberikan pujian. "Mantapss Pak Polisi.. Terus Razia..," tulis Kapolres melalui akun Asep Oraka.

Ia mengimbau, setiap orangtua wajib mengawasi dan memantau anaknya saat hendak berangkat dan pulang dari sekolah. "Mangga ka Bapak2 + Ibu2 Nu Gaduh Putra (SMU, SMK dan sederajat).. kalau putranya mau berangkat sekolah.. periksa dulu barang bawaanya (Tas nya)..," satan Kapolres melalui akun facebooknya. (yaz)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top