Disdik: Pendidikan Cianjur Alami Peningkatan


CIANJUR-Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Jumati mengungkapkan, sejak diterapkannya kurikulum dua ribu tiga belas, sistem pendidikan di Cianjur secara perlahan mengalami perkembangan. Hal itu dapat terlihat dari segi urutan ranking bahwa Kabupaten Cianjur berada di urutan sepuluh besar terbaik se Provinsi Jawa Barat.

"Meski kurikulum ini mengalami beberapa kali pergantian. Namun tidak membawa hal negatif pada kualitas pendidikan di Cianjur selama ini," katanya.

Ia menuturkan, jika dilihat dari segi nilai Ujian Nasional, Kabupaten Cianjur berhasil masuk lima besar se Provinsi Jawa Barat. Prestasi lain dalam perlombaan, Kabupaten Cianjur selalu masuk tingkat provinsi maupun tingkat nasional, baik dalam OSN, FLS2N dan jenjang lainnya.

"Ada hikmah dibalik pergantian kurikulum, melalui beragam pelatihan kurtilas selama ini dan banyak menghabiskan anggaran, guru-guru di Kabupaten Cianjur dapat membuktikan secara perlahan kualitas  mereka masing-masing," ujar pria berkumis tebal ini.

Sekdis menjelaskan, hanya saja untuk saat ini kendala dalam dunia pendidikan di Kabupaten Cianjur yakni masih kekurangan guru PNS khususnya guru SD.

"Guru PNS di SD masih kekurangan," imbuhnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Kabupaten Cianjur ini menilai, untuk sarana dan prasarana sudah mengalami peningkatan. "Alhamdulillah, saat ini tercatat sebanyak 450 sekolah dasar sudah direhab termasuk ruang perpustakaan. Hanya saja untuk ruangan kelas SD masih kekurangan sebanyak 1700 ruangan kelas. Sedangkan untuk SMP alhamdulillah tidak ada masalah," tandasnya.(riz)



Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top