Jalur Tengkorak Minta Korban Lagi

EVAKUASI: Anggota Polisi, PMI bersama warga saat evakuasi truk yang serduk lima kendaraan hingga 10 tewas.


CIANJUR-Kecelakaan yang merenggut korban jiwa untuk kesekian kalinya kembali terjadi di jalur tengkorak, yakni Jalan Raya Cianjur-Sukabumi Kilometer 75, Kampung Bangbayang Desa Bangbayang Kecamatan Gekbrong pada Sabtu (30/7) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat Truk Mitsubishi muatan plat almunium bernomor polisi B 9479 GDA yang dikendarai Asep Suhandi (35) melaju dari arah Sukabumi menuju Cianjur hilang kendali, diduga mengalam rem blong. Otomatis, truk yang dikendarai warga asal Kampung Cogreg RT/RW 14/04 Desa Keboncauk Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang itu menabrak lima kendaraan yang ada di arah berlawanan.

Lima kendaraan tersebut antara lain satu unit mobil angkot bernomor polisi F 2989 YY yang dikemudikan Komar (56), empat sepeda motor, yakni Yamaha Mio nomor polisi F 6557 YR, Honda Vario nomor polisi F 2972 YN, Suzuki Nex nomor polisi G 4296 XA dan Honda Revo nomor polisi F 3358 ZB. Truk yang membanting ke sebelah kanan jalan baru berhenti setelah berhasil

meluluhlantakan tiga bangunan, sebuah bengkel motor, toko pupuk dan depot isi ulang air minum. Diketahui, truk nahas yang mengakibatkan laka karambol tersebut juga menabrak seorang pelajar SD, yakni Muhammad Iam (11) asal Kampung Bunut RT/RW 02/07 Desa Bangbayang Kecamatan Gekbrong yang saat itu tengah menyeberang jalan.

Akibatnya empat nyawa melayang seketika di lokasi kejadian, disusul enam orang lainnya yang meregang nyawa saat dilarikan ke RSUD Cianjur. Berdasarkan hasil identifikasi, Kepala Tim Kedokteran Forensik RSUD Cianjur, Jajat Multazam mengungkapkan, sepuluh korban meninggal dunia tersebut diantaranya Muhammad Iam (11), M Yusep (16), Herdiana (34), Komar (56), Iwa Komara (56), Ece (65), Marsya (4), Siti Aminah (16), Siti Fatmawati (13) dan Aisyah (35).

Selain korban jiwa, delapan korban lainnya yang masih mengalami luka-luka kini masih dirawat secara intensif di RSUD Cianjur. Dua diantaranya adalah Asep Suhandi, sang sopir truk beserta kernetnya, Suryadi (30). Sementara sopir dan kernet yang mengalami luka di sekujur tubuhnya nampak tergeletak di ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Cianjur hingga belum dapat diwawancarai. “Yang lainnya Jujun (23), Mumud (16), Asep Ardiansyah (29), Ade Irawan (29), Nova Susilawati (29) dan Nursela (19),” terang Jajat.

Menurut keterangan saksi, Yaya Sunarya (42) truk saat itu melaju dari arah Sukabumi menuju Cianjur, diduga dengan keadaan rem blong sehingga sopir kehilangan kendali. Dengan lugas, Yaya memperagakan saat itu truk menyeruduk angkot, angkot yang berada di depan truk kemudian terdorong hingga menabrak tiang listrik.

“Setelah menubruk angkot, truk tidak berhenti dan kembali menabrak empat sepeda motor dari arah berlawanan. Truk akhirnya bisa berhenti setelah menabrak tiga bangunan yang berada di sebelah kanan,” papar Yaya.(lan/dil)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top