Jembatan Gantung Cibaregbeg Tunggu Korban

FOTO: MAMAT MULYADI/ RADAR CIANJUR
BERBAHAYA: Jembatan gantung yang terbuat dari bambu di Desa Cibaregbeg dinilai sangat berbahaya ketika masyarakat melintas.   


CIBEBER- Jembatan gantung di Desa Cibaregeg kondisinya sangat memprihatinkan. Selain rapuh dan perlu perbaikan, jembatan gantung ini merupakan akses penting warga di empat kampung, masing-masing kampung yaitu Kampung Kampung Rawabelut, Rawabuluh, Babakan dan Pasir Odeng.

"Jembatan tersebut hasil dari pada swadaya masyarakat tanpa ada bantuan dari pemerintah desa atau lainnya. Ya, berharap ada secepatnya segera ada bantuan dari dinas terkait terutama Pemkab Cianjur," beber salah satu Ketua RW, O Sumardi saat ditemui di lokasi kepada wartawan ini, siang kemarin.

Ia mengungkapkan, sering ada peristiwa petani yang jatuh dan menjadi korban. Diantaranya Kokoy (alm), Sariah (alm), Nyi sanji (alm) asal warga Bandung. Sayangnya, peristiwa ini tak pernah terpublikasikan awak media. Maka itu perlu adanya bantuan dan perhatian serius Pemkab Cianjur melalui dinas terkait.

Hal senada diungkapkan tokoh masyarakat, Baban Sadeli. Anggaran bantuan melalui swadaya masyarakat itu senilai sekitar Rp. 70 juta karena bahan pembangunan jembatan terbuat dari kawat, tiang besi dan mungkin hanya latar bawah dari bambu.

"Sudah cukup lama dan mungkin puluhan tahun terbengkalai kurang perhatian serius dari Pemkab Cianjur melalui beberapa dinas terkait. Terutama pihak desa setempat," ungkapnya diamini, Huri (40) salah satu warga yang pernah terbawa arus sungai Leuwi Kamuning beberapa tahun lalu.

Di lain pihak, Sekdes Karangnunggal, Dadan membantah mengenai bantuan hasil swadaya masyarakat itu tak benar perlu diklarifikasi. Bantuan jembatan dikucurkan dari anggaran Dana Desa (DD) sekitar Rp50 juta bahkan sudah tersalurkan 100 persen dan sudah rampung semuanya.

"Itu sebenarnya jembatan membelah dua yaitu perbatasan antara Desa Karangnunggal dengan Desa Cibaregbeg. Bahkan semua anggaran dikucurkan murni hasil dari DD Desa Karangnunggal," tungkasnya saat dihubungi wartawan ini, kemarin.(mat)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top