Mengikuti Latihan Muaythai di Jalan Siliwangi, Sukamaju (1)

FOTO: EKY RIZKY, Cianjur
SERIUS: Meski baru diresmikan namun tak sedikit masyarakat yang sudah menggemari Muaythai termasuk kaum hawa.


**Dirintis dari Komunitas, Resmi jadi Pengcab

SENI beladiri yang populer lewat salah satu film kolosal dari Thailand 'Ong Bak' yaitu Muaythai, kini bisa dipelajari oleh warga Cianjur. Pasalnya belum lama ini Muaythai Indonesia (MI) baru saja meresmikan pengurus di Kabupaten Cianjur. Berlokasi di Jalan Siliwangi, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur, terdapat ruko dua lantai yang menyediakan pusat pelatihan Muaythai di Kota Bersemi.

Laporan: Radar Cianjur

TIGA tahun yang lalu di Kabupaten Cianjur seni bela diri yang mencolok lewat gerakan sikutnya ini, berawal hanya dari sebuah komunitas yang dibentuk oleh beberapa orang yang menyenanginya. Antusias warga Cianjur terhadap olahraga tersebut pun sangat tinggi, lantaran seni beladiri tersebut pun saat ini tengah menjadi gaya hidup baru di kota besar.

Selain menjadi gaya hidup, yang membuat menarik dari seni beladiri tersebut diyakini oleh warga adalah manfaatnya dalam menjaga kesehatan, serta gerakan yang mudah dihafal sehingga sangat efektif untuk digunakan dalam membela diri pada saat dalam situasi genting.

Ketua Umum MI Cianjur, Tendi Hidayat memaparkan, setelah diresmikan MI pengcab di Cianjur, saat ini ada sekitar 50 warga Cianjur yang rutin mengikuti latihan seni bela diri Muaythai.  "Tujuan masing-masing anggota berbeda-beda sesuai kebutuhannya, ada yang hanya sekedar memenuhi kebutuhan hidup, ada yang ingin menjaga kesehatan, kemudian ada juga yang betul-betul serius hingga ingin menorehkan prestasi di ajang penting," paparnya kepada Radar Cianjur, kemarin (8/8).

Sambung Tendi, yang membuat menarik selain gerakan Muaythai juga perlengkapannya seperti bandas atau seutas tali yang diikatkan pada pergelangan tangan. "Tidak kalah menarik dengan seni beladiri lainnya, Muay Thai juga mempunyai nilai-nilai tradisi serta filosofis yang tetap digunakan dalam perkembangannya," ucapnya.

Warga Cianjur lain, yang ingin mengikuti program latihan seni beladiri tersebut, menurutnya, tidak lagi harus pusing sebab warga bisa langsung datang ke Camp yang berada di salah satu ruko di Jalan Siliwangi, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur. Program yang disediakan untuk warga dikatakannya ada tiga kelas, yaitu kelas prestasi, private trainer, serta regular.

"Kalau kelas prestasi itu untuk pencarian bibit-bibit atlet dari Cianjur agar mampu berprestasi di ajang nasional, sedangkan Private Trainer itu biasanya untuk orang yang mengejar gaya hidup dan memenuhi kebutuhan kesehatan, yang terakhir kelas regular itu latihan dasar seni beladiri Muaythai," katanya.

Salah satu trainer MI Cianjur, Gugum Muhammad menambahkan, tak sedikit juga peserta Muaythai ini diisi oleh kaum hawa. Pasalnya di tengah  tingginya angka kriminalitas Muaythai menjadi pilihan dengan gerakannya yang efektif untuk digunakan pada saat bertahan dalam keadaan atau situasi tersudut. "Muaythai memang dinilai salah satu ilmu beladiri yang sangat efektif untuk bertahan dan menyerang," ujarnya.

Melihat hal ini, Gugum saat ini berbangga hati karena Muaythai saat ini sudah diakui di Cianjur dan mempunyai legalitas sehingga bisa membawa nama Cianjur harum di kancah nasional lewat Muaythai. "Dari semula hanya sebuah komunitas, kini kami bisa mencetak atlet Muaythai dari Cianjur dan berusaha untuk membanggakan nama Cianjur dalam ajang maupun kompetisi nasional," tandasnya.(*)


1 komentar:


Top