Mengunjungi Alun-alun Masjid Agung (2) Jadi Ajang Mojok, Tempat Kumpul Komunitas LGBT

FOTO: IYAZ/ RADAR CIANJUR
DISALAHGUNAKAN: Keasrian dan kenyamanan Alun-alun Masjid Agung Cianjur kerap digunakan berbagai tindak negatif.




SANGAT disayangkan, keberadaan Alun-alun Masjid Agung di Jalan Siti Jenab, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur justru malah disalahgunakan oleh sekelompok masyarakat. Tak tanggung-tanggung, ada warga atau pemuda yang mojok hingga menjadi tempat kumpulnya komunitas Lesbi Gay Biseksual dan Transgender (LGBT).

Laporan: AZAZYA IYAZ, Cianjur

BUKAN sekali dua kali, tak sedikit masyarakat yang sering melihat sejumlah pasangan muda asyik nongkrong di setiap sudut-sudut alun-alun. Tertawa, bercanda hingga ada yang melakukan kontak fisik di bawah bayangan pohon rindang alun-alun.

Radar Cianjur pun mendapati langsung sejumlah pelajar yang mengenakan seragam putih abu-abu bersama. Sambil berpelukan dan rangkul satu sama lain, mereka seakan acuh dengan kondisi dan keadaan lalu lalang warga lainnya.

Tak cukup sampai di situ, yang terparah adalah sejumlah laki-laki kerap terlihat di sore hari. “Suka ngeliat mereka foto-foto selfie sambil pipinya ditempelin. Kan aneh,” ungkap warga Keluarahan Sawahgede, Gita Junika (26).

Menurutnya, peristiwa itu tak terjadi sekali saja. Bahkan, setiap malam minggu sejumlah pemuda yang dinilai sebagai kaum gay ini terlihat berkumpul secara bersamaan. Ia pun berharap, ada perhatian khusus dari pemerintah kabupaten maupun kelurahan setempat agar tak tak terjadi peristiwa yang sama.

“Kalau dilihat orang lain tidak enak. Kasian kalau anak-anak ada yang melihat,” paparnya prihatin. (**)  



Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top