Polisi Ringkus Pelaku Penipu Online

FOTO: ILLUSTRASI


PACET- Empat orang pelaku penipuan bermodus transaksi online diringkus Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Minggu (14/8), di kawasan Villa Green Apple Garden Cipanas.

"Mereka (Pelaku) diciduk berdasarkan laporan warga Pulo Gadung yang dirugikan uang sebesar Rp 60 juta. Kejadian terjadi pada, Kamis (11/8), lalu di Bank BRI cabang Pulo Gadung, Jakarta Timur," ungkap Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan dalam rilisnya.

Dijelaskannya, para pelaku mengaku sebagai pemilik perusahaan lampu PT Plaza Crystal dan meminta korban untuk mentransfer uang pembelian lampu ke nomor rekening milik pelaku. Setelah korban mempercayai para pelaku, lantas korban memesan dua unit lampu crystal senilai Rp 60 juta ke PT Plaza Crystal dengan kesepakatan pembayaran pada tanggal 10 Agustus 2016.

Pelaku lantas menghubungi korban dan meminta uang ditransferkan pada tanggal 11 Agustus 2016 ke rekening lain.

“Korban percaya saja, orang dia memang pesan lampu. Setelah transfer, korban lantas men-konfirmasi ke karyawan perusahaan dan ternyata uangnya belum masuk,” jelas Hendy.

Menurutnya, setelah diselidiki ternyata pelaku bukanlah pemilik PT Plaza Crystal sebagaimana pengakuannya ke korban. Sementara itu, saat ini kami masih melakukan pemeriksaan intensif kepada para pelaku dan mengembangkannya. “Diduga vila ini merupakan tempat persembunyian dan tempat operasi para pelaku dalam menipu para korban,” tuturnya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa satu unit mobil Honda Jazz RS warna putih, satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3, satu unit sepeda motor Honda Beat. Kemudian 11 buku tabungan dari berbagai bank, berbagai kartu ATM, 36 buah modem, 3 unit laptop, 8 buah slot modem, lima unit ponsel, satu mouse, satu bandik, 80 buah sim card serta uang tunai Rp 20 juta.


Fungsional Satpol PP Kecamatan Pacet Jaelani menambahkan, pihaknya sangat menyesalkan villa menjadi tempat persembunyian pelaku tindak kejahatan. "Kenyataanya, siapa pun bisa menyewa villa tanpa dilihat maksud dan tujuan hingga identitasnya," tambahnya. (fhn)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top