Proyek Perbaikan Tebing Minim Pengaman

FOTO: FARHAAN M RIDWAN/RADAR CIANJUR
RAWAN: Sebuah alat berat (Crane) tengah memperbaiki tebing di Ruas Jalan Raya Cipanas-Sindangjaya. Sementara lalu lintas lalu lalang, tepat di bawah proyek perbaikan tebing.




CIPANAS- Perbaikan tebing di Ruas Jalan Raya Cipanas-Sindangjaya dinilai membahayakan para pengendara. Alasannya karena kurang memperhatikan aspek keamanan.

Ade Kosasih warga Cipanas menuturkan, pengerjaan tebing dilakukan tanpa menggunakan jaring pengaman sehingga membahayakan para pengendara yang banyak melintas. Apalagi proyek perbaikan tebing berada di jalur ramai sehingga menganggu kenyamanan para pengendara.

"Seharusnya proyek seperti itu dilaksanakan pada sore atau malam hari, dan dikerjakan saat musim kemarau, bukan saat ini yang masih diguyur hujan," tuturnya.

Senada dikatakan Suwanda (44) warga Desa Sindangjaya yang mengaku khawatir terjadi longsor saat proses dibangunnya TPT di Sindangjaya, terlebih saat ini hujan masih mengguyur wilayah Cipanas.
“Pihak pengelola proyek seharusnya lebih antisipasi agar tidak terjadi kecelakaan saat proyek itu berlangsung," katanya.

Menurutnya, proyek seperti itu harus memikirkan aspek sosial dan keamanan seperti terlebih dahulu meminta izin dan pendapat warga sekitar. “Tebing ini selain dekat dengan jalan, dekat juga dengan pemukiman warga," ujarnya.

Petugas Lapangan PT Utama Redi Robian menjealskan, proses mengerjakan perbaikan tebing setinggi kurang lebih 25 meter diperkirakan akan memakan waktu sekitar dua bulan.

"Warga dan para pengendara tak usah khawatir karena kami sudah mempertimbangkan keamanannya. Dalam waktu dekat kami akan membuatkan jaring pengaman agar matrial dari atas tidak langsung jatuh ke bawah," jelasnya. (fhn)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top