KNPI Dirusak Gara-gara Pengajian

FOTO: HAKIM/ RADAR CIANJUR
RUSAK: Kantor DPD KNPI diobrak-abrik pada Rabu (24/8) diduga kuat dilakukan oknum tertentu.


METRO- Menyusul terjadinya insiden penyerangan di kantor DPD KNPI Cianjur pada Rabu, (24/8), penyebabnya kian mengerucut. Ternyata, penyerangan itu  tidak  terlepas dari persoalan program yang dilaksanakan pengurus DPD KNPI. Salah satunya pasca adanya surat keputusan kepengurusan DPD KNPI yang baru sebagian pengurus  melaksanakan kegiatan keagamaan tawasul atau berdoa.

Wakil Ketua I DPD KNPI Cianjur, Wildan Efendi mengatakan, setelah SK pengurus diterima pihaknya bersama Ketua II dan pengurus lainnya lebih kepada internalisasi kegiatan positif, yaitu kegiatan penguatan internal kegiatan tawasul atau berdoa. Seteleh kegiatan tawasul malam hari, maka paginya atau sore hari  terjadi pengrusakan di kantor KNPI.

“Dengan indikasi seperti itu, kami mengira ini bukan hanya persoalan internal saja karena kalau persoalan internal sudah bisa diselesaikan salah satunya dengan terbitnya SK dari Jabar,” tegasnya.

Malahan, papar Wildan, ia melihat terjadinya pengrusakan ini dilakukan oleh gerakan oknum-oknum tertentu kaitan dengan kegiatan yang kami laksanakan dengan kegiatan keagamaan. “Mungkin saja oknum-oknum tersebut tidak senang jika kami melaksankan pengajian lalu timbul pengrusakan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPD KNPI, Andi Budiman menambahkan, pihaknya sangat menyanyangkan kejadian tersebut. Andri menilai hal ini sangat menciderai iklim demokrasi kepemudaan di Cianjur. Terlebih saat ini Pemkab Cianjur, bupatinya, Haji Irvan Rivano Muchtar yang merupakan  sebagai kader terbaik di DPD KNPI banyak memiliki program kepemudaan. “Sebagai pemuda Cianjur ke depan, bagaimana pemuda Cianjur bersifat spririt membangun ke depan agar Cianjur  lebih maju dan agamis, bukan malahan mencidrai pemuda dengan hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.(jun)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top