Lebih dekat dengan Pimpinan Komisioner Baznas Cianjur

Mengabadi di Baznas, Ingin  Menolong Orang Tidak Mampu

Taufik Misbahudin
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) Cianjur kini telah memiliki lima pimpinan komisioner. Mereka resmi bertugas pada bulan September ini. Seperti apa kiprah mereka, berikut hasil wawancara dengan Taufik Misbahudin wakil ketua satu bidang pengumpulan Baznas Cianjur.

Laporan: Radar Cianjur

TAUFIK menilai, pengabdiannya  di Baznas tiada lain  hanya ingin menolong orang yang tidak mampu dan menjadi orang yang mampu membersihkan dan mensucikan harta. Khususnya, masyarakat yang sudah mampu membayar zakat infaq dan shodaqoh. Ia berharap, niatan tulus ini dapat terwujud.

Setelah dilantik, Taufik akan melaksanakan pembenahan staf bidang pengumpulan sebagai penggerak optimalisasi ZIS (Zakat Infaq dan Shadaqah). Dalam bidang pengumpulan sendiri, didalamnya terdiri dari koordinator dan UPZ di tiap-tiap desa, SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), dinas maupun instansi, lembaga atau organisasi, perbankan dan perusahaan-perusahaan.

"Baznas akan melaksanakan program sosialisasi, informasi tentang zakat, infaq, shodaqoh dan dana keagamaan. Bentuknya  melalui seminar, diskusi, publikasi, dialog dan kunjungan ke tiap-tiap kecamatan," tuturnya. Lanjutnya, pihaknya akan menjalin  kerjasama dengan pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur untuk Penerbitan Peraturan Daerah (Perda) pengelolaan zakat, penerbitan peraturan, instruksi, imbauan Bupati Cianjur yang berkaitan dengan zakat, infaq, shodaqoh dan dana keagamaan.

Lebih lanjut Taufik memaparkan, pihaknya akan melaksanakan kerjasama pula dengan SKPD, instansi, dinas,  lembaga, perbankan, organisasi dalam rangka intensifikasi  pengumpulan ZIS di lingkungan-nya. Kemudian kerjasama dengan MUI Kabupaten Cianjur dalam gerakan dakwah, tabligh dan pembinaan tentang ZIS terhadap umat Islam, lembaga atau institusi dan muzaki.

Selanjutnya, pemberlakuan SIMBA (Sistem Informasi BAZNAS) zakat online dan publikasi di setiap strata media (koran, radio, televisi dan Teknologi Informasi (Program Komisi IV).

Namun, pihaknya akan memberikan reword berupa piagam penghargaan yaitu Baznas Award bagi Muzaki atau lembaga yang berprestasi. Ia berharap, masyarakat Cianjur yang sudah mampu dapat menyalurkan zakat infaq dan shodaqoh melalui Baznas atau UPZ di masing-masing tempat bekerja atau di lingkungan desa.

"Karena kalau semua masyarakat Cianjur menyalurkan ZIS tentu masyarakat Cianjur yang kurang mampu akan berdaya . Masyarakat Cianjur akan berdaya karena mendapatkan dana dari Baznas melalui program pendayagunaan," ungkap Taufik.(**)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top