Vila Aa Gatot Digeledah

* 1 Unit Bus Dipasangi Police Line

CIPANAS-Usai dinyatakan tersangka oleh pihak kepolisian, beberapa aset milik Gatot Brajamusti (Aa Gatot) di Jakarta maupun di luar kota akhirnya diperiksa. Begitupun aset milik Aa Gatot yang berada di Kampung Babakan RT 03/13 Desa Batulawang Kecamatan Cipanas yang kini sudah dipasangi police line oleh Polres Cianjur.

Pantauan Radar Cianjur proses pemeriksaan areal vila dan  pemasangan police line sendiri dilakukan mulai sekitar pukul 12.00 WIB oleh beberapa anggota Satuan Reskrim Polres Cianjur. Mulai dari pemeriksaan dan penggeledahan isi vila, hingga beberapa unit kendaraan yang terpakir di areal vila elite tersebut.

Akan tetapi, saat proses pemeriksaan dan pemasangan police line, wartawan sempat mendapat perlakuan tak wajar alias diusir oleh beberapa orang yang tak dikenal yang diduga berasal dari warga sekitar. Dengan alasan tengah dilakukan pemeriksaan secara tertutup. "Kami langsung mengamankan beberapa aset di vila milik Gatot Brajamusti, seperti satu unit bus miliknya yang terparkir di areal vila," jelas Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Beni Cahyadi.

Menurutnya selain dipasangi police line, pihaknya juga melakukan pemeriksaan ke dalam ruangan sekitar vila milik Gatot. Upaya ini dilakukan sesuai perintah dari pimpinan. "Kami lakukan ini sesuai dari perintah Mabes Polri. Makanya kami pasangi police line beberapa aset milik Gatot, dan operasi selanjutnya Mabes Polri akan turun," terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, vila milik tersangka dugaan penyalahgunaan psikotropika, penyalahgunaan penyimpanan amunisi/UU Darurat, dan tindak pidana perlindungan satwa Gatot Brajamusti sudah dimilikinya selama empat tahun yang lalu. Vila megah milik Ketua Terpilih Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) tersebut dijaga ketat oleh beberapa orang karyawannya yang tengah merenovasi vila, bahkan wartawan pun dilarang mengambil gambar di dalam vila tersebut.

"Terakhir Gatot Brajamusti mendatangi vila tersebut sekitar dua bulan yang lalu, atau dua hari setelah lebaran. Dia hanya dua hari menginap di vila," jelas Asep Rahmat (41) salah seorang warga Kampung Babakan.

Diakuinya, sosok Gatot itu sebagai orang yang dermawan dan suka berbagi kepada warga sekitar vila tersebut. Bahkan setiap satu bulan sekali Gatot sering mengadakan pengajian. "Namun dua bulan terakhir Gatot tidak pernah hadir entah kenapa," bebernya.

Sekretaris Desa Batulawang Cevi membenarkan vila tersebut sudah empat tahun dimiliki Gatot Brajamusti. "Ya itu benar milik Gatot," singkatnya.

Sebelumnya, Aa Gatot terpilih sebagai Ketua Umum PARFI dalam kongres yang digelar di Mataram, Lombok pada 24-28 Agustus 2016. Aa Gatot dan istri kemudian tertangkap di sebuah kamar Hotel Golden Tulip oleh Tim Gabungan Satgas Merah Putih, Polres Mataram, dan Polres Lombok Barat pada Minggu (28/8) malam.(fhn)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top