Data Ormas, LSM dan Yayasan Kadaluarsa


CIANJUR- Ratusan Organisasi Kepemudaan (OKP), Organisasi Massa (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), yayasan, sampai ke Partai Politik (Parpol) yang masih tercatat di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Cianjur bakal didata ulang.
Kepala Kesbangpol, Dadan Harmilan menyebut, pendataan tersebut dalam rangka pembersihan sejumlah OKP, Ormas, LSM, yayasan dan parpol yang hanya numpang nama, tak memiliki program kerja yang jelas, serta dikhawatirkan memiliki ideologi yang bertentangan dengan pancasila.

Berdasarkan data yang dimiliki Kesbangpol per 31 Desember 2015, terdapat sedikitnya 322 OKP, Ormas dan LSM serta 395 yayasan yang tersebar se-Kabupaten Cianjur. Data tersebut, kata Dadan, bakal terus diperbarui mengingat masih banyak yang belum melakukan tertib administrasi.

"Dalam waktu dekat ini, akan kita coba terjun ke lapangan. Timnya sudah ada, nanti tim itu akan memverifikasi apakah kegiatannya jelas atau tidak, memiliki program kerja atau tidak, masih terdaftar atau tidak. Yang tak kalah penting, apakah bertentangan dengan dasar negara kita atau tidak," kata Dadan.

Dadan menilai, baik OKP, Ormas, LSM, yayasan dan parpol sudah harus diverifikasi lantaran beberapa diantaranya cenderung vakum dan tidak memiliki visi, misi, serta program kerja yang jelas. Selain itu, masih ada beberapa yang belum menyetorkan susunan kepengurusan yang baru.
Padahal, tak sedikit yang mengajukan bantuan dana Bantuan Sosial (Bansos) ke Kantor Kesbangpol Cianjur untuk menunjang berbagai program kerja yang akan atau telah dilaksanakan.

"Tujuan kita ingin agar tertib administratif. Harusnya mereka langsung tanggap melapor ketika ada pembaruan data, misalnya ada struktur kepengurusan yang baru atau pembaruan lainnya. Selain itu, akan lebih baik kalau mereka rutin menjalin komunikasi dengan Kesbangpol," imbuhnya.(lan) 


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top