106 WNA Terjaring di Cipanas-Puncak

Onta Lagi, Onta Lagi


PACET-Sekitar 21 warga Timur Tengah terjaring razia petugas Direktorat Jenderal Imigrasi di wilayah Pacet. Sedangkan puluhan lain WNA Timteng diamankan dari daerah Bogor.
Berdasarkan data yang dihimpun Radar Cianjur total WNA Timteng yang diamankan yakni 106 warga asing, dan diantaranya 5 orang terjaring di Al Jazeera Cipanas dan 16 orang di Al Jazeera Kota bunga. Mereka terjaring razia karena terbukti tidak dapat menunjukkan paspor aslinya.
Operasi yang dilakukan Rabu (22/2) pukul 01.00 WIB dini hari itu dilakukan di Kota Bunga dan Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor. Operasi atau Sidak oleh Petugas Direktorat Jenderal Imigrasi Pusat.
Direktur Pengawasan dan Penindakan ke Imigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi Pusat  Yurod Saleh mengaku, terdata ada beberapa WNA yang tidak mempunyai kelengkapan surat-surat dan telah habis masa berlaku paspor. Hasil dari operasi tersebut diamankan dari wilayah Pacet Cianjur sebanyak 21 Orang WNA yang tidak dapat menunjukkan Paspor Aslinya, yakni dari Al Jazeera Pacet sebanyak 5 orang, Al-Jazeera Kota bunga sebanyak 16 orang.
"Saya pimpin dengan dibantu Kepala Imigrasi Kelas I Bogor dengan melibatkan sekitar 100 orang petugas gabungan Imigrasi," jelasnya.
Untuk pemeriksaan lebih lanjut, mereka digiring ke Kantor Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Jakarta.
"Adapun ratusan WNA Timur Tengah tersebut berasal dari Arab Saudi, Yaman, dan Maroko. Mereka terjaring razia di sejumlah vila di kawasan Puncak Bogor dan Restoran Al Jazeera di Cianjur," ujarnya.
Pantauan dilapangan dalam razia tersebut petugas menyisir tempat-tempat penginapan dan restoran yang biasa digunakan para wisatawan asal Timur Tengah berkumpul dan bermalam. Dalam Pelaksanaan razia tersebut berhasil mengamankan 106 orang  WNA yang tidak dapat menunjukkan paspor aslinya. (fhn)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top