Bina Marga Tak Berdaya Tebang Pohon

CIPANAS-Jalur Cipanas-Pacet kerap terjadi pohon tumbang. Namun, penebangan pohon rapuh itu tak bisa sembarangan. Pasalnya harus ada prosedur yang ditempuh.

Kepala Cabang Dinas Bina Marga Kabupaten Cianjur Abdul Jamil menjelaskan, sebenarnya masih banyak pohon rawan tumbang di jalur Pacet dan Cipanas.

"Saya berupaya untuk melakukan penebangan pohon, akan tetapi untuk melakukan penebangan pohon ternyata harus melalui mekanisme yang lumayan panjang dengan mengajukan permohonan ke Dishutbun," jelasnya.

Diakuinya sebelum pemangkasan harus melalui mekanisme dengan melaporkan foto/visual mana saja pohon yang membahayakan. Tak hanya itu pohon itu, harus diganti dengan penanaman pohon baru.

"Kami pun akan laporkan, ada 3 pohon berbahaya di jalan utama Provinsi dan Pusat. Sedangkan jalur alternatif Pacet menuju Beunying ada sekitar 3 pohon," paparnya.

Hingga saat ini berbagai jenis pohon tua itu belum dipangkas karena pengajuan masih diproses. Padahal jika memang pohon sudah tua seharusnya Dishutbun juga inisiatif memangkasnya.

"Seharusnya pohon tua itu diremajakan dan dirawat oleh Dishutbun yang memang berkompeten di dalamnya. Amat disayangkan kami mau memangkas harus prosedur dulu, padahal jika lama pohon itu berbahaya," tukasnya. (fhn)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top