Bupati: Sebelum 2020 Jangan Bercerai-berai


CIANJUR - Bupati Irvan Rivano Muchtar menyikapi serius ikhwal isu rencana pemekaran wilayah di Kabupaten Cianjur. Hal tersebut kepalang menyeruak hingga harus menuai komentar pedas dari bupati. Dihadapan Forum Diskusi Pancaniti yang dilangsungkan di Gedung Balepraja, Pendopo Cianjur, Sabtu (4/2) malam kemarin,

Irvan mengharapkan sebelum tahun 2020, diharapkan Cianjur tidak tercerai-berai. Pihaknya menginginkan agar seluruh wilayah di Kabupaten Cianjur terlebih dahulu menuntaskan berbagai program pembangunan, sebelum meminta untuk memisahkan diri.

"Dugikeun ka tahun 2020, wayahna ulah waka pemekaran. Tong boroning misahkeun kabupaten, cerai jeung pamajikan ge teu meunang," tegas Irvan.

Pada akhirnya, masih kata Irvan, pemekaran setelah masuk aspirasi ke dewan, harus ada tanda tangan bupati. Irvan mengaku tidak akan menandatangai hal tersebut sebelum akhir masa jabatannya. Pihaknya baru merestui pemekaran jika Cianjur sudah bisa dikatakan maju. "Kalau sudah maju, tidak akan ada masalah. Tapi sebelum maju, kita tidak boleh bercerai-berai. Harus utuh," imbuhnya.

Salah satu daerah, masih kata Irvan, yang bakal dimekarkan adalah Kabupaten Sukabumi. Jika hal tersebut terlaksana menjadi Kabupaten Sukabumi Selatan dan Utara, otomatis Cianjur menjadi kabupaten terluas se-Jawa Barat dan utuh. Dikhawatirkan, jika tidak utuh, Daerah Otonomi Baru (DOB) yang masih mengandalkan bantuan dari pemerintah pusat, akan sulit untuk maju.

"Kalau terpecah dari sekarang, nantinya tidak akan maju. Masih mending kalau diberi bantuan langsung oleh pemerintah pusat. Kalau tidak? Nanti saja sudah 2020, silahkan saja," katanya lagi.(lan)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top