Cianjur Utara Disapu Angin



CIANJUR-Angin kencang menimpa kawasan Cipanas, Pacet dan Kecamatan Cugenang Rabu (22/02) sekitar pukul 15.30 WIB di wilayah
meluluhlantakan puluhan bangunan, pohon-pohon besar, dan beberapa fasilitas umum.
Berdasarkan data yang dihimpun, satu rumah milik warga di Kampung Gunung Putri RT 03/07 Desa Sukatani rusak, pohon tumbang timpa tujuh rumah warga di Kecamatan Cugenang, serta toko bumdes, mobil dan tiang listrik rusak. Selain itu sekolah Paud di Desa Galudra hancur.
Kejadian tersebut juga mengakibatkan aliran listrik di Desa Mangunkerta dan Desa Sarampad mati total.
Lisnawati (25) warga Cugenang yang jadi korban mengatakan, angin kencang datang disertai hujan deras, hingga hancurkan atap rumah.
"Genteng rumah kami berterbangan disapu angin puting beliung. Kejadian ada sekitar setengah jam. Untungnya tidak ada korban jiwa," akunya.
Lisnawati berharap, ada bantuan dari Pemkab Cianjur melalui dinas terkait. Minimalnya ada kepedulian rasa sosial dan kemanusiaannya. Pasalnya beberapa korban terkena hantaman angin puting beliung termasuk katagori warga tidak mampu.
Kepala Desa Sukatani Udin Sanusi menjelaskan, sudah beberapa bulan terakhir ini wilayah Pacet kerap diterjang angin kencang. Sehingga merusak rumah milik warga, dan pihaknya langsung terjun ke lokasi untuk melakukan perbaikan.
"Kami mendapatkan laporan dari Babhinsa dan Babhinkantibmas ada satu atap rumah yang runtuh. Setelah ada laporan kami langsung terjun ke lokasi kejadian," tuturnya.
Setelah melakukan pemantauan rumah milik Surya (60) warga Kampung Gunung Putri RT 3 RW 7 rusak bagian atap. Berdasarkan keterangan rumah tersebut rusak akibat angin kencang yang melanda beberapa minggu ini.
"Untungnya tak ada korban jiwa yang terimpa atap rumah tersebut. Namun korban tetap mengalami kerugian materi," ujarnya.
Perbaikan rumah sendiri dilakukan kerjasama kompak dari perangkat desa dan masyarakat. Hingga akhirnya rumah tersebut bisa diperbaiki.
"Perbaikan dilakukan swadaya, Alhamdulillah bisa berjalan dengan lancar," paparnya.
Meskipun demikian pihaknya pun mewaspadai bencana serupa terjadi. Upaya dilakukan dengan melakukan imbauan ke setiap wilayah.
"Cuaca ekstrim terjadi di wilayah Pacet, dan wilayah Sukatani inii terbilang rawan bencana puting beliung dan longsor," bebernya.
Ditambahkannya wilayah yang rawan terjadi bencana di Sukatani yakni wilayah Kampung Gunung Putri. Pasalnya wilayah tersebut berada di dataran tinggi dan berbatasan langsung dengan Gunung Gede .
"Kami akan terus waspada, dan kami harapkan masyarakat bisa lebih waspada saat cuaca seperti ini," pungkasnya.(mat/lan/fhn)

//GRAFIS

Gara-gara Angin Ngamuk

- Satu rumah di Kampung Gunung Putri Desa Sukatani Pacet ancur.
- Tujuh rumah di Desa Mangunkerta Kecamatan Cugenang rusak.
- Toko Bumdes Desa Mangunkerta.
- Mobil sedan yang diparkir penyot tertimpa pohon.
- Sekolah Paud di Desa Galudra hancur.
- Tiang listrik roboh di Desa Mangunkerta yang mengakibatkan listrik padam.


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top