Desa Kubang Tolak Rutilahu


SUKARESMI-Sekitar 45 rumah di Desa Kubang yang masuk kategori rumah tidak layak huni (Rutilahu), termasuk di dusun Selacau RT 01/08 salah satunya rumah seorang wanita tua yang tidak layak huni.
Mintarsih (80) selaku warga dusun Kubang menuturkan, sudah lama tinggal di rumah seperti ini. Mintarsih mengatakan dia hidup sebatang kara tanpa ditemani anak dan cucu suamipun tidak ada.
"Saya setiap malam tidur sendirian, anak-anak dan cucu-cucu saya tidak ada pada jauh di Sumatera tidak pernah melongok saya ke sini, bagaimana kalau saya tengah malam meninggal siapa yang bakal mengetahui ketika saya meninggal," ucapnya.
Tambahnya, ketika hujan besar di dalam rumah pada basah karena atap rumah pada bocor dinding rumah pun sebagian rusak. Mintarsih berharap ada yang bisa memperbaiki rumahnya.
"Saya tidak bisa apa-apa hanya bisa menangis kadang saya suka bertanya siapa yang bakal memperbaiki rumah saya, sebab saya hanya wanita tua jangan kan untuk memperbaiki rumah untuk jalan saja kalau terlalu jauh tidak kuat," ucapnya.
Kepala Desa Kubang Husen Suhendi menjelaskan, untuk Rutilahu belum mengajukan lagi sebab membohongi terus.
"Sudah beberapa kali untuk mengajukan Rutilahu mulai seratus kk, 20 KK sampai sepuluh tapi tidak ada relisasinya. Dari Desa Kubang sendiri ada 45 KK yang sudah layak untuk direhabilitasi termasuk dusun selacau karena memang di situ paling banyak. Tapi tidak ada tindak lanjut makanya kemarin tidak mengajukan lagi," jelasnya.
Menurutnya, program Rutilahu rawan pungli selalu ada potongan rata-rata harus ada uang pelicin soalnya nanati yang kena kepala desa.
"Saya tidak mau, kaya saya aja nanti yang bersalah mending kalau mau diajak kerjasama untuk kesejahteraan warga, makanya sekarang saya hindari yang kaya gitu jika ujung-ujungnya membuat saya celaka," pungkasnya.(mg1)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top