Peluang Besar Anies


CIANJUR-Pilkada serentak selesai dilaksanakan di seluruh Indonesia. Namun, Pilkada DKI Jakarta paling menjadi sorotan publik, termasuk warga Cianjur.
Pengamat Politik Cianjur, Rizky Sampurna menganalisis kemungkinan yang bakal terjadi pada putaran kedua Pilkada DKI yang akan dilaksanakan tanggal 19 April mendatang.
Menurutnya, lebih dari 60 persen warga Jakarta tidak memilih pasangan Ahok-Djarot. Itu artinya 60 persen lebih warga tidak menghendaki paslon petahana. "Kita lihat saja, Ahok-Djarot hanya mendapatkan suara 40 persen lebih. Itu berarti ada peluang besar untuk pasangan Anies-Sandi ungguli petahana, kalo mereka bisa merebut pemilih paslon Agus-Silvy
," ujarnya.
Namun, jika ada asumsi bahwa pihak istana ngebet ingin Ahok menang, bukan mustahil ada skenario di luar kalkulasi normal tersebut.
"Kita lihat saja apa yang akan terjadi ke depannya," ujarnya.
Alumnus Pasca Sarjana Ilmu Politik Universitas Islam Internasional Pakistan ini juga menilai munculnya Antasari juga akan merubah arah politik Jakarta.
Dalam hal ini Dosen Ilmu Politik UMI asal Cianjur ini membedakannya dua hal yakni elit partai pendukung paslon dan masa akar rumput pendukung paslon
.
"Kalo parpol tidak bisa dibaca linear. Tidak mesti karena ada kasus Antasari, Demokrat berlabuh ke Anis-Sandi
. Bisa jadi justru suara 17 persen Agus-Silvy jadi bargaining politik Cikeas, untuk barter dengan pihak penguasa untuk menyelesaikan isu Antasari dengan SBY secara cantik. Kecuali kalo pihak Cikeas merasa tidak terancam oleh Antasari
. Mungkin saja berlabuh ke Anis-Sandi. Kalo basis masa pendukung saya melihat Anis Sandi punya peluang besar meraih dukungn basis masa Agus-Silvy.(jun)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top