Supplier Buah Kena Imbas Akibat Pengurangan Buah Impor


METRO - Pengurangan buah-buahan serta sayuran import mengakibatkan para suppliernya kewalahan. Bagaimana tidak, mereka harus memenuhi kebutuhan pasar yang tinggi, sedangkan kondisi cuaca yang tengah melanda begitu berpengaruh terhadap angka produksi.

Anggota Komisi II DPRD Cianjur, H Cecep Saeful Zuhri mengatakan, pengurangan suplai impor mengakibatkan para suuplier memaksakan produksi petani untuk di pasarkan kepada masyarakat. Akibatnya masyarakat sendiri yang harus menanggung akibatnya.

"Beberapa produk seperti buah-buahan yang tak segar di pasaran, kemungkinan disebabkan oleh ketidak mampuan supplier untuk memenuhi kebutuhan pasar. Sehingga mereka memaksakan produknya untuk bisa dijual," ungkapnya.

Faktor cuaca ekstrem seperti yang saat ini terjadi, kata Cecep, sangat mempengaruhi kadar produktifitas buah-buahan. Para supplier pun menurutnya melakukan inisiatif untuk memenuhi kebutuhan pasar. Salah satu caranya adalah memaksa buah untuk matang.

"Demi memenuhi kebutuhan pasar, tak sedikit para supplier melakukan percepatan matang buah untuk dijual. Karena diakui cuaca seperti saat ini cukup menghambat pertumbuhan produksi," kata dia.

Akibatnya lagi, sambung Cecep, buah yang dipaksakan untuk matang tersebut tak baik dikonsumsi oleh warga. Pasalnya kadar vitamin serta unsur lainnya akan menghilang.

"Selain tak baik dikonsumsi, kondisi buah yang seperti itu juga membahayakan bagi kesehatan masyarakat," tutupnya.(cr1)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top