241 Pendekar Ikut Seleksi Popwilda


CIANJUR-Sedikitnya 241 pendekar Pencak Silat pelajar se-Kabupaten Cianjur, berlaga dalam ajang bergengsi, seleksi Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Kabupaten Cianjur, Rabu-Minggu (22-26/3) di Gedung Serbaguna YPAI Al-Azhary Cianjur.
Bukan sekedar berebut tiket menunju Popwilda Wilayah II Bogor mendatang, para pendekar silat itu juga memperebutkan Piala Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Cianjur dan Piala Ketua KONI Kabupaten Cianjur.
Kegiatan itu berada di bawah pengawasan langsung Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Cianjur.
Kepala Disparpora Cianjur, Yeyen Rohyanda Wargadisastra mengatakan, pihaknya bangga dan sangat merespon positif lantaran Cianjur memiliki generasi muda berbakat di bidan Olahraga Pencak Silat. Menurutnya, tradisi bela diri pencak silat yang termasuk dalam tujuh pilar budaya Cianjur, yakni Maenpo, harus terus dilestarikan secara turun-temurun.
"Pendekar Silat Cianjur harus bisa menjadi sang juara, berprestasi, profesional dan mandiri. Tetap pertahankan seutuhnya budaya pencak silat secara kontinyu," terang Yeyen saat mengisi sambutan jelang meresmikan pertandingan.
Sementara itu, panitia penyelenggara pertandingan, Dodi Sudarma menyebut, untuk peserta kategori Tanding ada 229 pesilat, sementara peserta kategori Tunggal ada 12 pesilat. Seluruhnya merupakan pesilat yang dikirim dari 47 sekolah, tingkat SD, SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Cianjur. Dodi mengaku bangga melihat bibit-bibit pesilat Cianjur yang bakal bertanding di tahapan selanjutnya masih terus bermunculan.
Pria yang juga menjabar sebagai Sekretaris Umum (Sekum) IPSI Cianjur itu berharap, atlet terbaik dari Cianjur kedepan bisa menunjukan kemapuan terbaiknya hingga meningkatkan jam terbang menyongsong ajang-ajang bergengsi lainnya yang lebih tinggi.
"Peserta yang mengikuti seleksi paling jauh itu diantaranya dari SMPN I Cikadu, SMPN 5 Sindangbarang dan salah satu SMP di Kecamatan Cidaun. Pesilat harus bisa menaklukan diri sendiri, sebelum menundukan lawannya. Pesilat sejati itu biasa dan mampu mengalahkan hawa nafsu diri sendiri," kata Dodi seraya berpesan.
Di tempat yang sama, pelatih SMAN I Cirangjang, Riko, mengaku sudah melakukan berbagai persiapan agar anak didiknya dapat mengerahkan kemampuan terbaik saat bertanding. Meski hanya mengirimkan beberapa atlet, tak sebanyak peserta lainnya, Riko optimis anak didiknya dapat mendulang medali. "Berbekal jam terbang para atlet yang sudah ikut bertanding dimana-mana, kami optimis bisa menjadi juara," tandas Riko.(lan/mat)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top