Hasil Razia Ops Simpatik Lodaya Pelanggaran Helm Masih Mendominasi

CIANJUR-Genap 21 hari, Satlantas Polres Cianjur melangsungkan Operasi Simpatik Lodaya 2017.
Giat tersebut diwarnai berbagai aksi kepolisian, mulai dari penertiban sejumlah pelanggaran lalu lintas, hingga aksi sosial. Untuk aksi sosial, Satlantas Polres Cianjur melangsungkan aksinya di beberapa wilayah melalui unit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Lalu Lintas.
Hingga yang paling mendapat sorotan, Juhdi (13), siswa Kelas IV SD Negeri Sindanglaya dengan sepatu menganga jadi viral di media sosial, tak luput menjadi sorotan. Sementara untuk urusan peneritban pelanggaran lalu lintas. Tercatat, sejak 1-21 Maret 2017, sedikitnya 2.682 pelanggar kena tilang dan 8.215 pelanggar kena tegur lantaran enggan mematuhi aturan berlalulintas.
Kasatlantas Polres Cianjur, AKP R Erik Bangun Prakarsa memaparkan, sepanjang 21 hari pelaksanaan Operasi Simpatik Lodaya tahun 2017 kemarin, pihaknya secara khusus ingin menumbuhkembangkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Pun demikian dengan giat Police Goes to School, Police Goes to Campus, Police Goes to Pabrik, Police Goes to Pesantren, dan lain sebagainya.
"Sehingga masyarakat lebih sayang, lebih percaya dan lebih peduli terhadap kehadiran polisi. Hal lain yang bisa kita petik, kita tahu bahwa masyarakat belum sepenuhnya tertib dalam mematuhi aturan berlalulintas. Hal itu terbukti dengan masih banyaknya pelanggaran lalu lintas," ungkap Erik.
Informasi yang dihimpun, diantara 2.682 pelanggar lalu lintas yang masuk ke database Satlantas Polres Cianjur, mayoritas pengendara roda dua tidak memakai helm saat dirazia. Jumlahnya mencapai 756 pelanggar. Sementara untuk roda empat, didominasi 191 pelanggar muatan overload. Dari keseluruhan, jumlah pelanggaran berdasarkan usia, di dominasi oleh usia 26-30 tahun dengan jumlah pelanggar mencapai 529 pengendara. Alhasil, barang bukti yang diamankan hingga kini ada 615 SIM, 1.941 STNK dan 88 unit kendaraan. Disamping tilang, polisi juga menegur 8.215 pengendara yang tidak taat.
Yang paling menyita perhatian, jumlah pelanggaran berdasarkan profesi, ada 65 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Cianjur yang terbukti melakukan pelanggaran. Bentuk pelanggarannya sendiri bermacam-macam. Mulai dari tidak melengkapi surat-surat, tidak memakai helm, tidak taat membayar pajak kendaraan, hingga bentuk pelanggaran lainnya.
"Tidak pandang bulu. Siapapun yang melanggar, kita disiplinkan. Kita sering mengimbau kepada beberapa instansi agar tertib dalam berlalulintas, termasuk kita sendiri. Secara rutin anggota kita juga diperiksa Propam agar memiliki kelengkapan berkendara," tegas Erik.
Khusus untuk pelanggar yang menggunakan kendaraan plat merah, Erik berharap agar pihak terkait tak tinggal diam. Pasalnya, sebagai aparatur negara, sejatinya harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Bukan malah justru melanggar aturan yang berlaku. Terlebih, Erik tidak menginginkan polisi terkesan berat sebelah, sehingga siapaun yang melanggar tetap ditertibkan.
"Sampai sekarang, kalau ada yang belum bisa melengkapi, kita tahan kendaraannya. Kalau aparatnya tidak bisa menjadi contoh, bagaimana masyarakat bisa mematuhi aturan berlalulintas? Oleh karena itu, tetap kita tindak tegas, tidak pandang bulu. Tidak ada yang protes, karena mereka sadar sudah melakukan pelanggaran lalu lintas," tandas Erik.(lan)

Data Pelanggaran Lalu Lintas
Sepanjang Ops Simpatik Lodaya 2017
1-21 Maret 2017

Jumlah Tilang: 2.682
 Pelanggar
Jumlah Teguran: 8.215 Pelanggar
Jenis Pelanggaran Roda Dua

- Tak Menggunakan Helm: 756 Pelanggar
- Boncengan Lebih Dari Satu Orang: 101 Pelanggar
- Tak Layak Jalan: 156 Pelanggar
- Tak Menyalakan Lampu: 137 Pelanggar
- Tanpa Surat-surat: 556 Pelanggar
- Tanpa Kelengkapan Lainnya: 311 Pelanggar

Jenis Pelanggaran Roda Empat

- Tak Menggunakan Sabuk Keselamatan: 108 Pelanggar
- Muatan Overload: 191 Pelanggar
- Tak Layak Jalan: 9 Pelanggar
- Langgar Rambu dan Parkir Sembarangan: 80 Pelanggar
- Langgar Markah dan Berhenti Sembarangan: 3 Pelanggar
- Tak Dilengkapi Surat: 212 Pelanggar
- Tanpa Kelengkapan Lainnya: 19 Pelanggar



Pelanggaran Berdasarkan

Profesi


- PNS: 65

- Karyawan/Swasta: 1.270

- Pelajar/Mahasiswa: 752

- Sopir: 205

- Lain2: 307


Pelanggaran Berdasarkan Usia

- 0-15: 183 Pelanggar
- 16-20: 404 Pelanggar
- 21-25: 483 Pelanggar
- 26-30: 529 Pelanggar
- 31-35: 393 Pelanggar
- 36-40: 240 Pelanggar
- 41-45: 189 Pelanggar
- 46-50: 125 Pelanggar
- 51-55: 59 Pelanggar
- 56-60: 34 Pelanggar
- Diatas 60: 3 Pelanggar


Kendaraan yang Terlibat


- Motor: 2.125 Kendaraan

- Mobil Penumpang: 298 Kendaraan

- Bus: 27
Kendaraan
- Mobil Barang: 195 Kendaraan


Barang Bukti yang Diamankan

SIM: 615
STNK: 1.941
Kendaraan: 88

Sumber: Satlantas Polres Cianjur


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top