Kartu Indonesia Pintar Banyak Tak Tepat Sasaran


DEPOK – Ketua Dewan Pendidikan Kota Depok, Hafidz Nasir menilai, program Kartu Indonesia Pintar banyak yang tidak tepat sasaran, khususnya di Kota Depok.
Karena, masih banyak siswa kategori mampu tapi menerima program Indonesia pintar itu. Sementara ada siswa dari keluarga tidak mampu, malah tidak mendapatkan bantuan ini.
Maka, Hafidz berharap, dilakukan validasi data siswa sebelum diberikan bantuan beasiswa. Sehingga, mereka tergolong tidak mampu bisa dapat bantuan tersebut.
“Meski ini bantuan dari pusat seharusnya menggunakan data satu pintu yang ada di dinas sosial, sehingga dapat dihindari bila salah sasaran,” kata Hafid kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Senin (20/03).
Penggunaan dana KIP juga perlu dievaluasi. Karena selama ini uangnya masuk langsung ke rekening siswa, dan hal ini tidak bisa dikontrol. Menurut Hafidz perlu ada mekanisme pengawasan penggunaannya agar tepat sasaran.
“Dalam hal ini bukan pendataan ulang, meski ini bantuan dari pusat tetap menggunakan data dari dinas sosial. Bisa jadi data pusat sudah tidak valid lagi,” tegas Anggota Komisi D DPRD ini. (all)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top