Uniknya Kopi Arabika Asal Cianjur Beraroma Jeruk, Memiliki Nilai Jual Tinggi


CIANJUR memiliki banyak keunikan, dalam hal hasil panen. Selain ada padi Pandanwangi yang memiliki aroma khas daun pandan, juga kopi arabika yang memiliki aroma jeruk.

LAPORAN: FADILAH MUNAJAT, Campaka

BERBEDA dengan kebanyakan kopi arabika lainya, tanaman kopi yang ditanam di Kampung Parabon, Desa Sukadana Kecamatan Campaka merupakan kopi arabika beraroma jeruk yang diklaim hanya ada di daerah itu.
Karmawan (45) salah seorang petani kopi mengatakan bahwa kopi arabika yang ditanam dilahan dengan luas 5 hektaran itu mempunyai khas tersendiri yaitu beraroma jeruk.
“Harga yang ditawarkan untuk per kilo kopi arabika beraroma jeruk ini lebih mahal ketimbang kopi jenis robusta, yaitu dengan rata-rata Rp5 ribu hingga Rp6 ribu per kilogram dalam bentuk buah kopi,” katanya.(22/03)
Karmawan mengatakan kopi arabika rasa atau beraroma jeruk itu, baru ada di Indonesia. Tapi, kopi tersebut juga pernah dibuat di Bali dan sangat digemari warga dari berbagai dunia.
“Sepulang dari Bali, saya memutuskan merintis kebun kopi yang sama seprti saya lihat di perkebunan Kalimantan. Pada tahun 2013 saya membeli 20 kilogram biji kopi Si Garuntang dari daerah Tarutung, Medan, untuk di jadikan bibit, “ ujar karmawn.
Lanjut karnawan, dirinyamenanam kopi arabika baru dengan melakukan tumpang sari dengan pohon jeruk yang ditanam berdampingan dengan pohon kopi.
“Jika kopi ini sudah jadi dan siap saji, maka aroma rasa jeruk akan keluar dan menambah nikmat seakan kopi rasa jeruk. Tapi rasa jeruk ini alami, tak menggunakan rasa buatan karena cara tanamnya tumpang sari dengan pohon jeruk,” pungkasnya.(dil)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top