53 SMK Absen Ikut UNBK


CIANJUR- Siswa SMK di Kabupaten Cianjur sudah melaksankan Ujian Nasional (UN). Dari total 178 SMK, baik negeri dan swasta, masih ada 53 SMK yang dinyatakan tidak mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Dari 178 SMK itu, 28 sekolah berstatus negeri sedangkan 150 lainnya swasta. Dari 178 itu juga, ternyata yang mengikuti UN hanya 124 SMK, delapan SMK diantaranya ikut Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP).

"Nah, yang belum bisa ikut melaksanakan UNBK itu hanya SMKN Leles 2. Berharap kedepannya bisa mengikuti semuanya dan jangan ada kendala apapun sesuai harapan," ungkap Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Cianjur, Ida Yuniati Surtika, kemarin.

Ia menjelaskan, 53 SMK yang tidak mengikuti UN tahun ini karena sekolah baru, jadi belum memiliki kelas XII. Menurutnya, persiapan sudah dilakukan secara matang tujuannya agar siswa bisa menjalani UN dengan maksimal karena sebelumnya telah melakukan pelatihan UNBK di setiap masing-masing sekolah.

Ia menambahkan, semoga dengan banyaknya SMK di Cianjur mampu mendorong Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan Kabupaten Cianjur. Harapannya semoga semua SMK mampu mendorong para siswa dan gurunya selalu kreatif dan inovatif sehingga mutu pendidikan bisa meningkat dengan mengangkat kearifan lokal.

"Ada empat mata pelajaran di UNBK ini diantaranya, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Terori Kejuruan. Kemudian mendorong semua SMK tahun 2018 bisa melaksanakan UNBK 100 persen," terang Ida kepada Radar Cianjur.

Ia mengungkapkan lebih jauh, dengan tidak dijadikannya UN sebagai penentu kelulusan di tahun ini, anak lebih leluasa dan tidak terbebani. Sebelumnya, anak selalu terbebani ketika nilai UN jelek, padahal disekolahnya anak tersebut pintar dan selalu beprestasi. Jadi sekarang sekolah yang menentukan kelulusan, dasarnya dari UN dan USBN.

"Ini (UNBK) sangat baik, sebab memang sekolah yang tahu bagaimana karakter anak dan seperti apa perilaku serta prestasinya di sekolah. Kami juga yakin," papar Ida.

Di lain pihak, Kepala  Balai Pelayanan dan Pengawasan Pendidikan (BP3) Wilayah Cianjur-Sukabumi, Mimin mengatakan, naskah dan lembar jawaban soal UN sudah mulai didistribusikan dari titik penyimpanan di SMKN 1 Cianjur, Kamis (30/3). Begitu datang ke titik bongkar, petugas segera melakukan koordinasi distribusi soal. "Diharapkan siswa bisa melaksanakannya dengan maksimal. Baik itu mau pelaksanaan sistem secara UNBK atau UNKP. Intinya dan lebih penting jujur dalam mengerjakan secara baik dan benar," pungkasnya.(mat)

GRAFIS
Dorong Angka Pendidikan Cianjur
- 53 SMK tak selenggarakan UN
- 124 selenggarakan UN*
  * Delapan SMK UNKP
- Satu SMKN batal ikut
- Total 178 SMK se-Cianjur
Sumber: MKKS SMK Kabupaten Cianjur 


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top