Sebelas Pendaki TNGGP Dievakuasi


SUKABUMI- Petugas Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) berhasil menyelamatkan sebelas pendaki yang sempat dikabarkan terjebak dan kehabisan logistik di areal TNGGP. Para pendaki tersebut langsung dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Pendaki asal Sukabumi tersebut tengah melakukan 'open trip' dan berangkat dari jalur pendakian Gunung Putri Desa Sukatani, Kecamatan Pacet pada Jumat (7/4) lalu dan rencananya akan turun melalui jalur pendakian Pondok Halimun (PH) Selabintana Sukabumi pada Minggu (9/4), namun para pendaki itu mengalami masalah saat turun di area Gunung Gede Pangrango.

"Jumlah rombongan asalnya 13 orang,  karena medan yang ekstrim mereka berhenti dan minta evakuasi. Dua pendaki turun lebih dulu untuk mengabarkan kondisi rekan - rekan mereka ke sukarelawan tim SAR," ujar Humas PMI Kabupaten Sukabumi, Atep Maulana.

Selanjutnya pada Minggu malam sekitar pukul 20.00 WIB, PMI menurunkan sebanyak tujuh orang anggotanya bersama Pramuka Peduli dan Volunteer Panthera. Mereka bergerak menuju titik lokasi yang ditunjukan dua orang pendaki yang turun lebih dulu. Hingga akhirnya seluruh pendaki berhasil diturunkan dengan kondisi selamat pada Senin siang sekitar pukul 12.00 WIB.

"Saat ditemukan rekan mereka ada yang terkilir, mereka juga kehabisan logistik. Kondisinya juga lemas, saat ini seorang pendaki bernama Dini Ariyanti masih menjalani pengobatan tradisional karena kakinya terkilir," tuturnya.

Ketua Relawan Panthera Eng Yanto mengaku menerima informasi sekitar pukul 17.35 WIB pada Minggu (9/4). Informasi tersebut diperolehnya dari dua pendaki yang memutuskan untuk meninggalkan rombongannya dan melaporkan kejadian tersebut untuk proses evakuasi.

"Informasi menyebut mereka berada di titik kumpul wilayah Cigeber dengan ketinggian 1.300 Mdpl, begitu menerima informasi sekitar pukul 20.00 WIB, tim gabungan langsung melakukan evakuasi. Alhamdulillah semua selamat meski ada beberapa pendaki yang sakit dan satu orang harus ditandu," paparnya.

Nama pendaki yang diselamatkan petugas yaitu Riana Dewi (21), Nendi Septian (19), M. Eldi Mulki (20), Desi Aditia (21), Ayub Sugianto (22) selaku ketua rombongan, M. Surya (23), Deni (31), Ramadona Basir (20), Dini Arianti (30), Adam Nur Wahyu (21), dan Luki Suryadi (23).

Sementara itu, Kapolsek Pacet AKP, Rusdi Hayat mengungkapkan, kejadian tersebut terjadi memang di wilayah Sukabumi. "Namun kami tetap siaga dan memantau bilamana ada pendaki yang terjebak di TNGGP wilayah hukum Polsek Pacet ," timpal .

Diakuinya pendaki ke TNGGP itu memang banyak setiap harinya yang masuk lewat jalur Gunung Putri Pacet dan jalur Cibodas Cipanas sehingga ini patut menjadi perhatian tersendiri.

Diharapkan para pendaki bisa mentaati aturan yang ada dan menempuh presedur pendakian. "Jangan sampai malah para pendaki kelelahan dan sakit. Jadi kondisi jelas harus prima saat melakukan pendakian," tukasnya. (fhn)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top