4 Jam Sebelum UNBK, Komputer Raib

RAIB: Kondisi ruang leb komputer SMAN 1 Mande yang dijarah kawanan pencuri

CIANJUR- SMA Negeri 1 Mande, nyaris tidak mengikuti pelaksanaan UNBK. Pasalnya, pelaksanaan hari pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), SMA Negeri 1 Mande justru mengalami musibah kehilangan 33 unit komputer beserta dua unit infokus dan satu unit laptop.

33 unit komputer bermerk Dell dan berwarna putih itu padahal baru saja didatangkan kurang dari sepekan. Peristiwa ini terjadi pada Senin (10/4) dini hari sekitar pukul 03:00 yang diduga dilakukan lebih dari lima orang.

Kepala SMA Negeri 1 Mande, Toto Suharya mengungkapkan, semua unit komputer habis dicuri kawanan pencuri namun beruntung, pencuri tidak teliti memeriksa kondisi ruangan karena masih ada tiga unit server yang tidak berhasil dibawa kabur.

Ketiga unit server itu merupakan basis atau pusat sistem data UNBK SMAN 1 Mande. Berdasarkan pantauan Radar Cianjur, di atas meja hanya tersisa puluhan kabel dan keyboard yang disisakan pencuri. Meskipun puluhan unit komputer itu hilang, namun 116 siswa SMAN 1 Mande tetap mengikuti UNBK walaupun mengungsi dengan menumpang di SMKN 1 Karangtengah.

"Ya, sempat berpikir juga dan bingung. Khawatirnya, siswa kelas XII tidak melaksanakan UNBK. Namun, ada solusi dan upaya bagaimana caranya bisa mengikuti ujian. Akhirnya, memutuskan untuk numpang UNBK di SMK Negeri 1 Karangtengah," tuturnya didampingi salah satu guru SMAN 1 Mande, Tibyan.

Pihak sekolah menyebutkan, akibat pencurian tersebut, kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp220 juta.

Kejadian pencurian ini pertama kali diketahui pada pagi hari sekitar pukul 07:00 WIB. Penjaga sekolah kaget saat membuka gembok ruang lab komputer ternyata didalamnya sudah tidak ada unit komputer.

Pencuri melakukan aksinya merusak teralis besi dengan cara dipaksa. "Padahal itu sudah digembok dan malam ada penjagaan ketat dari pihak sekolah," tambah Toto.

Ia menjelaskan, untuk harga satu unit komputer mencapai Rp7 juta. Keberadaan unit komputer itu merupakan bantuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang pengajuannya sudah dilakukan dalam jangka waktu yang lama melalui beberapa tahapan dan proses.

Guru Ekonomi SMA Negeri 1 Mande, Tibyan memaparkan, ujian bisa dilaksanakan, meskipun tertunda beberapa jam dari jadwal sudah ditentukan. Siswa menumpang di SMKN 1 Karangtengah yang jaraknya mencapai sekitar 100 meter dari lokasi SMKN 1 Karangtengah.

"Kami, segera mencari sekolah terdekat jaraknya tidak jauh dari lokasi sekolah. Untungnya, sekolah masih tetangga itu sudah melaksanakan UNBK sebelumnya dan mengizinkan bisa digunakan," ungkapnya, Senin (10/4).

Di lain pihak, Reskrim Polsek Mande, Ipda Wawan mengatakan, kejadian pencurian ini sudah dilimpahkan sekaligus diserahkan Polsek Mande. Akan terus dilakukan penyelidikan dan ditelusuri lebih lanjut, berharap bisa secepatnya kawanan pencuri bisa dibekuk.

"Kawanan pencuri menjual puluhan unit komputer itu ke luar daerah Cianjur. Seperti halnya, Jakarta atau Bandung, tidak mungkin dijual di kota yang sama," tandasnya.

Menanggapi hal itu, Kriminolog Kuswandi menjelaskan, kalau dilihat dari segi motif, jelas kejadian pencurian tersebut dikarenakan motif ekonomi karena keuntungan ekonomi yang bisa didapat cukup besar.

“Dengan terjadinya kasus pencurian tersebut, harus menjadi tugas bersama stackholder yang ada, baik pemerintah daerah maupun ahli hukum seperti halnya kepolisian karena jelas kepolisian sangat berperan,” ujarnya.

Menurutnya, harus adanya keselarasan dari beragam pihak, sebab jika hanya ditindak dari segi hukum saja, permasalahan tersebut pasti tidak akan terhenti. Misalkan, pelaku berhasil tertangkap dan dipenjarakan, dimungkinkan jika sudah keluar dikemudian hari akan melakukan aksi yang sama.

Untuk itu, harus adanya peran pemerintah karena mungkin saja pelaku tersebut terkendala factor ekonomi yang lemah, seperti tidak punya pekerjaan maupun keahlian pada dirinya, sehingga nekad melakukan pencurian tersebut.

Ia pun menegaskan, pihak sekolah atau korban harus lebih berhati-hati, seperti halnya meningkatkan keamanan. Menambah petugas keamanan hingga memasang cctv dinilai mampu meminimalisir tindak kejahatan.

Apalagi, lanjutnya, tempat atau lokasi sekolah jauh dari tempat keramaian. "Faktor tersebut menjadi pemicu pencuri mempunyai kesempatan yang sangat besar untuk melaksanakan aksinya," paparnya.(mat/ndk)

GRAFIS
UNBK SMAN 1 Mande Tertunda
- 33 unit komputer hilang
- Dua infokus dibawa kabur
- Satu unit laptop raib
- Kerugian lebih dari Rp220 juta

Pencuri Sisakan Tiga Unit Server
- Bobol sekolah Senin (10/4) sekitar pukul 03:00
- Diduga dilakukan oleh lima orang
- Masuk dengan cara merusak teralis besi
- Sisakan kabel, keyboard dan tiga server

Sumber: SMA Negeri 1 Mande


2 komentar:

  1. periksa para penjaganya.gue yakin tuh yang nyolong para penjaganya

    BalasHapus


Top