Bunuh Diri Gara-gara Gengsi

EKONOMI: US mengakhiri hidupnya menggantung diri. 
CIANJUR- Seorang pria, US (45) nekad mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri. Peristiwa naas itu dilakukan di sebuah saung yang terletak tak jauh dari rumahnya di Kampung Mulyasari RT02/RW08 Desa Kanoman, Kecamatan Cibeber pada Minggu, (07/05).

Kapolsek Cibeber, Kompol Iwang Giwangkara mengatakan, setelah mendapatkan informasi dari warga dan kerabat korban, pihaknya segera menuju ke lokasi. Polisi memastikan bahwa US meninggal karena bunuh diri. Hal itu berdasarkan pemeriksaan dan keterangan dari sejumlah saksi.

US gantung diri menggunakan tali tambang plastik berwarna biru dengan panjang 80 sentimeter yang diikatkan pada kayu plafon saung setinggi tiga meter. Saung yang terletak di kolam ikan itu merupakan milik keluarga. "Diduga stres karena himpitan," tutur Kapolsek.

Dari hasil penyelidikan dan pengembangan yang dilakukan kepolisian, kasus JA bunuh diri karena gengsi dan faktor ekonomi. Lanjut  Giwang, berdasarkan hasil visum pihaknya memastikan bahwa US tewas karena gantung diri dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. “Korban tewas karena bunuh diri. Sebab, lidah korban menjulur dan alat kelaminnya mengeluarkan mani,” terangnya. (dil) 


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top