Neng Eem Gelar RPD di Ciwaringin


 Neng Eem gelar Rapat Dengar Pendapat di Jalan Kartini Nomor 18 RT 002/002, Kelurahan Ciwaringin, Bogor Tengah, (26/5/2018).

CIANJUR-Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz gelar Rapat Dengar
Pendapat di Jalan Kartini Nomor 18 RT 002/002, Kelurahan Ciwaringin, Bogor Tengah, (26/5/2018).

Dalam kesempatan itu banyak hal yang disampaikan legislator dari daerah pemilihan Jabar III yakni
Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor ini. Antara lain tentang RUU Pendidikan Madrasah dan Pondok
Pesantren, yang hingga kini masih digojlok di parlemen.

Untuk RUU ini, pihaknya menargetkan bisa disahkan menjadi UU pada tahun 2018 ini. "RUU itu harus sudah selesai di tahun masa sidang 2018 ini," tambhanya.

Menurut Neng Eem, usulan RUU Pendidikan Madrasah dan Pondok Pesantren merupakan inisiatif dari Fraksi PKB, dan sudah melalui sejumlah pembahasan. Dia menyatakan, RUU tersebut sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah dan pondok pesantren.

"RUU ini nantinya dapat mensinergikan kurikulum pada madrasah yang dikelola Kementerian Agama
dengan pondok pesantren salafiyah," pungkasnya.

Masih menerut anggota Komisi V DPR RI ini, selain mensinergikan kurikulum madrasah dan pondok pesantren juga banyak banyak poin-poin lain yang termuat dalam undang-undang tersebut antara lain memperhatikan kesejahtraan para pegiat pondok pesantren, dan lainnya.

“Madrasah itu pada mulanya lahir dibidani oleh pondok pesantren. Secara historis, pondok pesantren telah memberi kontribusi besar terhadap bangsa dan negara, bahkan sejak sebelum kemerdekaan. Ironisnya, negara belum hadir memberdayakan madrasah dan pesantren. Harusnya, Pesantren dan madrasah itu sama haknya seperti sekolah lain, yaitu untuk mendapatkan ruang kelas baru, pemeliharaan, operasional dan kebutuhan lainnya,” pungkasnya.(jun)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top